JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jos. Wonogiri Jadi Kabupaten Teraman Diantara 35 Daerah di Jateng

Kapolres, Dandim 0728, Wakil Bupati Wonogiri dan anggota FKPPI berfoto usai komunikasi sosial di komplek GOR setempat, Minggu (24/3/2019).
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kapolres, Dandim 0728, Wakil Bupati Wonogiri dan anggota FKPPI berfoto usai komunikasi sosial di komplek GOR setempat, Minggu (24/3/2019).

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Ini kabar gembira bagi warga Kabupaten Wonogiri. Ternyata kabupaten paling ujung tenggara Provinsi Jateng itu merupakan kabupaten paling aman di Jawa Tengah.

Fakta tersebut diungkapkan Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati ketika memberikan sambutan dalam komunikasi sosial keluarga besar TNI AD, FKPPI, maupun purnawirawan, Persit, warakawuri, dan veteran di Gedung Giriwahana Komplek GOR Girimandala Wonogiri, Minggu (24/3/2019).

“Menurut indeks di Polda Jawa Tengah, Kabupaten Wonogiri merupakan kabupaten yang paling aman dari 35 kabupaten/kota se-Jateng,” ungkap dia.

Baca Juga :  Catat Lur Ternyata Jumlah Tenaga Kesehatan yang Terkonfirmasi Positif COVID-19 Dari Klaster RSUD Dokter Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Mencapai Angka 79, Tapi yang Sudah Sembuh Hampir Setengahnya

Lantaran itu, pihaknya berharap bersama-sama mempertahankan predikat Kabupaten Wonogiri tersebut.

Jika terkait dengan pesta demokrasi tentunya, jelas dia, Polres Wonogiri dan Kodim 0728/Wonogiri mempunyai kepentingan untuk Wonogiri yang tetap damai dan aman. Sudah tanggungjawab Polres untuk menjamin bahwa pelaksanaan pesta demokrasi harus aman.

Dandim Letkol Inf M. Heri Amrulloh menegaskan, organisasi-organisasi besar semacam FKPPI, persit dan ibu warakawuri diperebutkan hak suaranya dalam pesta demokrasi.
Pihaknya tidak mengarahkan karena netral dalam berpolitik. Tapi pihaknya mengimbau nanti pada tanggal 17 April untuk datang ke TPS mengunakan hak suaranya.

Baca Juga :  Satelit Alias Nangka Goreng Ternyata Dibikin Tesi di Warungnya, Dijamin Bikin Ketagihan

“Kita dilahirkan memang berbeda-beda itu sudah kehendak Allah maka berkaitan dengan pilihan yang berbeda-beda itu sudah biasa yang terpenting silaturahmi kita tetep berjalan,” tegas Dandim. Aris Arianto