JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kecelakaan Maut di Sukuh Karanganyar. Sekeluarga asal Sragen Gasak Tembok Hotel, Suami Istri Tewas dan 2 Anaknya Kritis! 

Kondisi korban sebelum dievakuasi polisi. Foto/Wardoyo
Kondisi korban sebelum dievakuasi polisi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut menimpa sekeluarga asal Sragen di wilayah Ngargoyoso, Karanganyar, Rabu (27/3/2019) siang ini. Sekeluarga yang terdiri bapak, ibu dan dua anak yang mengendarai sepeda motor menggasak tembok depan hotel hingga ringsek.

Dua orang yakni suami dan istri, meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sementara dua anaknya dalam kondisi luka parah dan dilarikan ke RS di wilayah Jengglong, Ngargoyoso.

Kecelakaan itu melibatkan Agung Prasojo (45) warga Plumbungan Indah, RT 27/8, Karangmalang, Sragen. Ia tewas bersama istrinya Julyana (37). Pasutri itu tewas mengenaskan setelah mengalami luka parah di bagian kepala dan dada. Sementara identitas dua anaknya masih dalam pencarian.

Baca Juga :  Sopir Ambulan Puskesmas Jaten Mendadak Meninggal Dunia, Keluarga Khawatir Penyebab Kematiannya

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi sekira pukul 12.00 WIB. Menurut Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi mengungkapkan korban sekeluarga berboncengan dengan sepeda motor Vario AD 2331 AJE.

Korban melaju dari arah Candi Sukuh menuju Ngargoyoso. Sesampai di Hotel Citra Indah Sukuh, mendadak motor rem blong.

Baca Juga :  Mengganas, 54 Warga Karanganyar Meninggal Suspek Covid-19 dan 22 Warga Meninggal Positif Terpapar Covid-19. Total Kasus Tembus 448, Jumlah Warga Meninggal Capai 90 Orang

“Motor kemudian hilang kendali dan menabrak tembok depan Hotel Citra Indah. Dua korban meninggal dunia dan dua lainnya dilarikan ke RS,” paparnya dalam keterangan kepada wartawan Rabu (27/3/2019) siang.

Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi suami istri yang tewas mengalami luka parah di bagian kepala. Sementara menurut keterangan warga, Joko, dua anak korban dirujuk ke rumah sakit.

“Kabarnya anak yang besar kritis dan anak yang kecil patah kaki,” tuturnya. Wardoyo