JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Lokasi Trek-Trekan Diobrak-abrik, 63 Pemuda dan 44 Motor Balap Liar Dikosek Polisi di Jalan Exit Tol Setono 

Tim Polres saat melakukan pengamanan motor balap liar. Foto/Humas Polda
Tim Polres saat melakukan pengamanan motor balap liar. Foto/Humas Polda

PEKALONGAN,JOGLOSEMARNEWS.COM Desingan Suara knalpot sepeda motor yang bising mendadak hening saat polisi membubarkan aksi balap liar di sepanjang jalan exit tol setono, Kota pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (15/3/2019) dinihari.

Kondisi itu menyusul diadakannya patroli polisi oleh puluhan anggota Polres Pekalongan Kota Polda jateng.

Razia balap liar ini dilaksanakan setelah ada keluhan masyarakat yang resah dengan aksi kebut-kebutan di jalan exit tol setono Pekalongan tersebut.

Dalam razia yang dipimpin Kapolsek Pekalongan Timur, Kasat Sabhara serta Kasat Lantas Polres Polres Pekalongan Kota tersebut, setidaknya ada 44 sepeda motor, dan 63 pemuda diamankan petugas.

Puluhan pengendara motor yang di sinyalir terlibat dalam aksi balap liar tersebut tancap gas ke segala arah agar lolos dari kejaran petugas.

Aksi balap liar malam hari yang banyak dilakukan remaja usia sekolah itu memang menjadi momok bagi para pengguna jalan. Para pengguna jalan lain khawatir tersenggol ataupun tertabrak. Bahkan, para pengguna jalan terkadang harus berhenti terlebih dahulu, untuk menghindari aksi kebut-kebutan tersebut.

Baca Juga :  Pedagang Terinfeksi Covid-19, Pasar Kayen dan Bulumanis Ditutup Sementara Hingga Hari Ini

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kasat Sabhara Polres Pekalongan Kota, AKP Sumarjo menjelaskan untuk menciptakan suasana yang kondusif, petugas gabungan Polres Pekalongan Kota akan terus menggelar baik patroli maupun razia balap liar di wilayah yang di sinyalir sebagai jalur balap liar.

AKP Sumarjo menambahkan pemberantasan balap liar menjadi salah satu prioritas. Selain mengganggu ketenangan masyarakat, balap liar juga bisa mengancam keselamatan pelaku dan pengguna jalan.

Menurutnya juga aksi mereka memang sudah sangat meresahkan. Para pembalap liar ini seakan-akan tidak jera meski beberapa kali ada kecelakaan lalulintas akibat balap liar.

“Kegiatan ini untuk menciptakan suasana yang kondusif, petugas gabungan Polres Pekalongan Kota akan terus menggelar baik patroli maupun razia balap liar di wilayah yang di sinyalir sebagai jalur balap liar,” terang Kasat Sabhara dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Niatnya Pamer Jumping, Anggota Klub Motor KLX Malah Bikin Celaka. Sebabkan Kecelakaan, Puluhan Motor Anggota Komunitas Langsung Digaruk Polisi

Petugas gabungan polres pekalongan kota, tidak berhenti sampai di satu titik saja , puluhan petugas kembali menyisir di lokasi lain yang juga di sinyalir di gunakan sebagai arena balap lair. Yaitu di jalan Kartini Kecamatan Pekalongan Timur.

Hasilnya petugas kembali berhasil mengamankan puluhan pemuda berikut kedaaran bermotornya yang di duga sebagai pelaku ataupun penonton balap liar .

Selanjutnya puluhan pemuda berikut kendaraan bermotornya di bawa ke Mapolres Pekalongan Kota untuk di lakukan pendataan dan proses lebih lanjut.

Pihak Kepolisian menghimbau kepada para orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Jika memang belum cukup umur, sebaiknya jangan diberikan untuk membawa motor. Wardoyo