JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Obrolan Lewat Whatshapp Bikin Heri Tewas Bersimbah Darah, Ini Sebabnya

Lelaki tewas di ukung celurit
ilustrasi / joglosemarnews

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Gara-gara percakapan lewat WhatSapp, Heri Hermawan (23) tewas disabet celurit oleh GT alias Rian (26). Peristiwa itu terjadi di Jalan Alternatif Cibubur, Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatiasampurna, Kamis (7/3/2019).

“Lewat percapakan di WhatShapp itu, antara korban dan Deski saling tantang,” ujar Wakapolres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Eka Mulyana, Jumat (8/3/2019).

Deski, jelas Kapolres, kemudian memberitahu GT ihwal tantangan dari Heri. GT geram dan mengajak kawannya, MT alias Toha untuk menemui Heri. Mereka bertemu Heri di Jalan Alternatif Cibubur.

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, MAKI Ungkap Dugaan Percakapan Jaksa Pinangki dan Anita Kolopaking

“Korban ternyata membawa celurit,” ujar Eka.

Karena tak membawa senjata, GT dan MT memutuskan untuk pulang. Mereka kembali lagi dengan membawa celurit. Tanpa berkata apa-apa, GT menyabetkan senjata itu ke dada Heri.

“Korban jatuh, dan tersangka melarikan diri,” kata Eka.

Heri sempat dilarikan ke rumah sakit oleh kawan-kawannya. Namun nyawanya tidak dapat tertolong. Ia meninggal dalam perjalan ke rumah sakit.

Baca Juga :  Sebagian Warga Jakarta Dihebohkan Suara Dentuman Misterius

Polisi tidak menemui kesulitan untuk menangkap GT di rumahnya. Sedangkan MT hingga saat ini masih buron.

“Kami masih memburu MT,” ujar dia.

Adapun Deski saat ini masih berstatus saksi. Polisi sedang mendalami perannya dalam perkara itu.

Tersangka GT kini sudah mendekam di sel tahanan Polsek Pondok Gede. Ia dijerat menggunakan Pasal 338 tentang pembunuhan subsider Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan orang tewas.

www.teras.id