JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polisi Terjunkan 5.000 Personel untuk Amankan Debat Capres Sabtu

Petugas gabungan TNI Polri Sragen saat mengamankan dua pria tak dikenal pembawa senjata tajam dan hendak melakukan teror dalam simulasi penyekatan di Masaran, Rabu (13/3/2019). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Petugas gabungan TNI Polri Sragen saat mengamankan dua pria tak dikenal pembawa senjata tajam dan hendak melakukan teror dalam simulasi penyekatan di Masaran, Rabu (13/3/2019). Foto/Wardoyo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Debat Capres lanjutan yang bakal berlangsung Sabtu (30/3/2019) memaksa Polda Metro Jaya  menurunkan 5.000 personel tim gabungan untuk pengamanan.

Debat  Capres Jokowi dan Prabowo akan berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan perencanaan pengaman tersebut sudah disepakati dalam rapat koordinasi bersama KPU dan Bawaslu.

“Kami menggunakan personil sejumlah 5.000 personil gabungan,” katanya di Polda Metro Jaya, Kamis (28/3/2019).

Baca Juga :  Kemenkominfo Siapkan Aturan untuk Perjelas Tahapan Pemblokiran Akun Media Sosial yang Terbukti Sebarkan Hoaks

Argo mengatakan tim gabungan yang akan diterjunkan nanti berasal dari TNI, kepolisian, serta petugas dari pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Pengamanan akan terdiri dari empat ring. Ring I di ruangan debat akan dijaga oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), ring II dan seterusnya oleh TNI dan Kepolisian.

Argo menambahkan untuk mengantisipasi adanya gangguan selama debat seperti ledakan pada debat capres kedua pada bulan lalu, kepolisian juga melakukan patroli gabungan untuk mencegah potensi gangguan saat debat.

Baca Juga :  Hasil Autopsi Jenazah Terpidana Mati Kasus Narkoba yang Kabur dari Lapas Tangerang, Cai Changpan Dipastikan Bunuh Diri. Polisi Menduga karena Merasa Terdesak

Debat capres keempat ini hanya diikuti oleh kedua calon presiden saja yaitu Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto. Tema yang diangkat dalam debat nanti adalah ideologi, pemerintahan, pertahanan, keamanan, serta hubungan internasional.

www.tempo.co