loading...
Loading...
Wajah sumringah pasangan pengantin usai nikah di atas kano.
Jsnews/Kiki Dian S

Menikah di hadapan banyak orang dengan tempat ijab yang sangat ekstrem, tak menyurutkan nyali pasangan Bejo Ismaryono (42) dan Melani Praptiningsih (39). Kedua sejoli asli Yogyakarta itu memutuskan menikah bareng di wahana air yang sudah ditentukan oleh panitia yakni dari Fortais (Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon Bantul Yogyakarta bekerjasama dengan Pokdarwis Tirto Girimulyo Piyungan.

Sebelumnya, keduanya dipertemukan dalam ajang Golek Garwa yang rutin dilaksanakan oleh Fortais Sewon Bantul. Yakni ajang pencarian pasangan (suami atau istri) dengan pertukaran identitas, data dilanjutkan pertemuan rutin atau jumpa darat. Dari hasil Golek Garwa  yang sudah berjalan 7,5 tahun tersebut, hingga kini sudah ada 7.350 pasangan yang berhasil lanjut hingga ke pernikahan. Satu dari ribuan tersebut adalah pasangan Bejo dan Melani yang kemudian sekaligus mengikuti Nikah Bareng bersama 5 pasangan yang lainnya.

Suasana mendebarkan saat hendak ijab qobul di atas kano.
Jsnews/Kiki Dian S

Sesuai tempat yang sudah ditentukan panitia, pasangan tersebut mendapatkan jatah ijab qabul yang terakhir kalinya pada Rabu (20/3) kemarin dan berlokasi di Taman Tempuran Cikal, Srimulyo, Piyungan Bantul. Tak tanggung-tanggung keduanya harus menikah di atas kano yang notabene membutuhkan keberanian untuk menaikinya. Apalagi kedalaman Tempuran Cikal yang menjadi pertemuan Kali Gawe dan Kali Opak itu sekitar 3 meteran.

Baca Juga :  Kawasan Pesisir Selatan DIY Berpotensi Dilanda Gempa dan Tsunami Besar

Tak hanya mereka yang naik kano, penghulu dan kedua saksi pun harus naik kano masing-masing. Jika calon pengantin satu kano berdua, maka penghulu dan saksi harus naik dan mengayuhnya sendirian di atas kano. Debar-debar tergambar jelas dari para pengunjung yang menyaksikan momentum sakral tersebut. Beruntung sehari sebelumnya, panitia sudah memandu mereka untuk gladi resik, termasuk mengajari cara naik kano, menjaga keseimbangan dan mengayuh.

Memakan sedikit waktu untuk mempersiapkan posisi empat kano agar bisa saling bertemu dan memberikan sudut yang jelas bagi pengantin, penghulu dan saksi untuk memulai ijab qabul. Dan hasilnya, di tengah aliran air kali yang tenang, hilirnya udara ditengahi cuaca yang cukup bersahabat, Bejo dengan lantang mengucapkan ijab qabul meminang pujaan hatinya.

Baca Juga :  Melihat Jejak Gempa dan Tsunami Dahsyat Akibat Megathrust di Pesisir Selatan Pulau Jawa

“Kemarin itu latihan, di sini juga. Kan ini tempat yang menentukan panitia, kita hanya mengikuti. Tapi tetep deg-degan banget,”ujar Bejo kepda Joglosemarnews.com, usai ijab.

Hal yang sama diamini sang istri yang terlihat cukup lega. Padahal di atas kano, tersirat rasa khawatir, dan seperti tak bisa senyum lepas.

“Nerveous pasti, di atas kano tadi juga sempat panik, padahal sudah gladi bersih bareng-bareng . Tapi pokoknya seru. Kalau biasanya nikah di gedung kan udah biasa, nah kayak gini kan langka, belum tentu semua mau dan berani,”ujar Melani.

Bejo dan Melani bersama lima pasangan pengantin lainnya dalam event Nikah Bareng tersebut mendapatkan full fasilitas yakni biaya nikah, mahar berupa Pancasila & Buah Durian, cincin kawin, ijab unik, pesta kerakyatan, bingkisan manten, busana / tata rias manten, dokumentasi dan bulan madu di Tirto Raharjo Kasongan.

Baca Juga :  Sedotan Bambu, Produk Ramah Lingkungan dari Jogja

“Kemarin  Minggu, sebenarnya lokasi sini terendam banjir. Namun kami gotong royong dengan warga membersihkan tempat ini, karena sekalian akan diresmikan oleh Bupati Bantul sebagai obyek wisata wahana air baru di Bantul,” jelas Ketua Pelaksana Golek Garwo & Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto.

Ryan menambahkan bersama Fortais Sewon Bantul pihaknya akan senantiasa membantu, menjembatani para jomblo yang hendak mencari suami atau istri. Caranya bisa langsung ke Fortais di KUA Sewon Bantul, DIY atau mengirimkan data ke   email  [email protected]. Kiki Dian S

 

 

 

Iklan
Loading...