JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

SOLOPEDULI Kembangkan Program Pemberdayaan Bagi Kaum Duafa

Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – SOLOPEDULI melakukan koordinasi pengembangan program-program pemberdayaan Senin (11/3/2019). Koordinasi dilakukan unit program Pesantren Gratis, Asrama Gratis, Asrama Gratis, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP), Sigab (siaga bencana), Klinik Gratis, SMK Gratis. Kordinasi dilakukan di Griya Smart Bolon di Jl.Tentara Pelajar Bolon Karanganyar. Kegiatan ini ditujukan untuk mengembangkan program-program SOLOPEDULI.

Kegiatan tersebut dihadiri 20 perwakilan dari 7 unit SOLOPEDULI. salah satu perwakilan unit LKP SOLOPEDULI, Bangkit menyampaikan unitnya ingin mengembangkan LKP agar bisa memberikan kemanfaat yang lebih bagi orang-orang duafa dan yang membutuhkan dengan menghadirkan program-program yang dibutuhkan masyarakat seperti pelatihan setir mobil gratis.

Baca Juga :  Blusukan Online di 'Kampung Halaman', Gibran Rakabuming Langsung Disodori Keluhan Jalan Rusak

“Selain setir mobil gratis, kami juga membuka pelatihan komputer gratis bagi masyarakat yang membutuhkan keterampilan komputer dan bagi yang ingin belajar komputer lebih mahir lagi,” urainya.

Ditambahkan Direktur Prohram SOLOPEDULI, Harjito, kebutuhan masyarakat dewasa ini semakin beragam, sebagai lembaga sosial yang bekerja untuk memandirikan kaum duafa tentu harus tepat mengembangkan program yang dibutuhkan mereka.

“Di sekolah SMK Gratis SOLOPEDULI kami juga mengembangkan program kemandirian berupa training interplener dan kewirausahaan, pelatihan dan praktek usaha ekonomi, ada yang berupa menciptakan produk dari kain perca, dari sampah bekas, melukis, menyanyi dan meciptakan lagu serta kegiatan-kegiatan kemandirian lainnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Didominasi Pasien Suspek, Positif Covid-19 di Solo Tambah 8 Kasus,  Total 981 Orang

Kegiatan tersebut juga untuk membekali agar siswa-siswa SMK Gratis SOLOPEDULI mempunyai keterampilan yang lebih saat mereka lulus.

“Melalui pendidikan kami berharap mereka paska lulus bisa langsung bekerja, mandiri dan memberikan solusi bagi keluarga dan masyarakatnya. Kami mohon doa dan partisipasi donasinya dari masyarakat agar program SOLOPEDULI dapat terus berjalan sehingga permasahan masyarakat duafa bisa dituntaskan,” tukas Harjito. Triawati PP