loading...
Loading...
Ilustrasi | joglosemarnews.com

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM–Setelah bekerja keras jajaran Polres Sukoharjo berhasil membekuk dua orang pelaku dugaan percobaan perampokan taksi di Solobaru.

Awalnya, pelaku pertama yang ditangkap merupakan perempuan, Zeni Liana Ningsih (25), warga Kampung Gardu RT 7 RW 6, Kelurahan Sendangtirto, Berbah, Sleman, DIY. Dia ditangkap 27 Februari 2019.

Sedangkan pelaku kedua adalah laki-laki, Loreng Dwi Prasojo (30) warga Lingkungan Dipotrunan RT 3 RW 12, Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan, Solo. Dia ditangkap pada 28 Februari 2019, atau hanya berselang satu hari sejak penangkapan pelaku pertama.

Baca Juga :  Kapok, 2 ABG Tersangka Curanmor di Sukoharjo Berhasil Dibekuk Petugas

Selain menangkap dua pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Meliputi Toyota Avanza Taksi Kosti warna biru AD 1022 DA, handphone, satu sepeda motor Suzuki Thunder AD 3904 Z, pakaian, seragam sopir taksix tali rafia, cutter.

Keduanya dijerat Pasal 170 ayat (2) KUHP tentang tindak pidana di muka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang atau orang. Ancamannya hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Baca Juga :  Begini Kronologis Lengkap Mbah Saiman yang Ditipu Pembeli Tisu dengan Uang Palsu

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (12/3/2019), mengatakan, keberhasilan penangkapan pelaku bermula dari ulah pelaku sendiri. Pelaku mengaktifkan kembali handphone yang digunakan untuk memesan taksi.

“Selanjutnya petugas kemudian melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya,” tegas dia.

Motif pelaku, menurut Kapolres, adalah balas dendam. Pasalnya, para pelaku mengaku sudah dua kali menjadi korban tabrak lari oleh sopir taksi Kosti warna biru.

Kapolres menjelaskan, para pelaku sejak awal mengincar taksi warna biru. Mereka memesan aplikasi Gocar hingga delapan kali, pasalnya yang datang taksi warna bukan biru.

Baca Juga :  Apes, Mau Nagih Hutang Warga Kartasura Ini Malah Dianiaya

Pelaku di dalam taksi, laki-laki duduk di belakang sopir. Sedangkan pelaku perempuan duduk di samping sopir. Saat sampai di kawasan industri Solobaru pelaku mencekik korban menggunakan tali rafia dari belakang. Pelaku perempuan membungkam mulut korban.

Korban Sumarno memberikan perlawanan sehingga Zeni menyerang korban menggunakan pisau cutter. Korban juga menarik perhatian warga dengan membunyikan klakson dan para pelaku melarikan diri. Aris Arianto

Iklan
Loading...