JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Tak Cuma Rusak Tanaman, Serangan Kera di Wonogiri Menyasar Rumah Hingga Ambil Makanan

Kawanan kera di atap sebuah toko di Kota Wonogiri.
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kawanan kera di atap sebuah toko di Kota Wonogiri.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kawanan kera ekor panjang yang kerap menyerang sejumlah wilayah di Wonogiri, tidak hanya menyasar pada tanaman warga. Kera bahkan berani masuk hingga mengambil makanan yang siap santap.

Iis, warga Lingkungan Giriwono, Kecamatan Wonogiri berujar, kera sering terlihat di pekarangan rumah warga. Mereka berjumlah hingga puluhan ekor. Beberapa diantaranya bahkan sampai berani masuk dan mengacak-acak seisi rumah.

Jika kera diusir dengan cara dibentuk keras, kera justru menunjukkan sikap protektif dan hendak menyerang. Lantaran itu keberadaan kera selama ini hanya dibiarkan oleh warga.

Baca Juga :  Halo Parpol, Segera Siapkan Berkas Paslon Untuk Pengusungan dan Pendaftaran Pilkada Wonogiri 2020

“Makanan maupun buah yang sudah matang banyak yang dimakan kera lebih dulu, jadi manusianya tidak kebagian,” ujar Iis, Kamis (21/3/2019).

Kepala Desa Sendang Kecamatan Wonogiri, Sukamto menyarankan dilakukan penanaman pohon buah-buahan untuk melestarikan pakan kera di hutan yang menjadi habitatnya. Sehingga kera tidak perlu turun ke permukiman untuk mencari makan.

Selain itu perlu dibangun embung sebagai cadangan air di hutan. Sehingga tanaman buah bisa mendapatkan pasokan air mencukupi serta bisa sebagai tempat minum kera.

Baca Juga :  Pemkab Wonogiri Tak Larang Warga Gelar Tirakatan 17 Agustus, Tapi...

Sementara Pemkab Wonogiri telah mengundang sejumlah kepala desa dan lurah yang wilayahnya sering diserang kawanan kera. Pemkab menghimpun pengaduan dan usulan untuk mengatasi serangan hewan tersebut.

Ada beberapa masukan yang dihimpun. Antara lain usulan untuk memperbaiki habitat kera karena cadangan pakan di hutan semakin berkurang. Adapun usulan lain adalah mengurangi populasi kera. Aris Arianto