loading...
Loading...
Tempo.co

JAKARTA, Joglosemarnews.com –  Para pencinta sastra bakal dipuaskan dengan penayangan film Seratus Tahun Kesunyian.

Film yang berangkat dari novel legendaris karya Gabriel Garcia Marques sekaligus pemenang Nobel Sastra  itu bakal difilmkan oleh Netflix.

Menurut putranya, Rodrigo Garcia, Gabriel García Marquez enggan menjual hak atas novelnya “Seratus Tahun Kesunyian” yang terbit tahun 1967.

“Dia percaya bahwa itu (novelnya) tidak dapat dibuat di bawah batasan waktu dari sebuah film, atau bahwa produksi dalam bahasa selain Spanyol tidak akan benar,” kata Garcia dalam sebuah pernyataan kepada Variety, dikutip dari NBC News, Minggu (7/3/2019).

Sekarang, lebih dari 50 tahun setelah penerbitannya, Netflix telah memperoleh hak buku tersebut. Raksasa streaming ini mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia akan mengadaptasi novel tersebut menjadi seri bahasa Spanyol, menandai pertama kalinya novel tersebut akan diadaptasi untuk layar.

Putra-putra García, Rodrigo dan Gonzalo García Barcha akan bertindak sebagai produser eksekutif proyek, yang sebagian besar akan difilmkan di Kolombia.

“Dalam masa keemasan serial saat ini, dengan tingkat penulisan dan penyutradaraan yang berbakat, kualitas konten sinematik, dan penerimaan oleh pemirsa program di seluruh dunia dalam bahasa asing, waktu tidak akan membatasi adaptasi karya kepada penonton Netflix yang luar biasa,” kata Rodrigo García.

“Kami sangat senang mendukung Netflix dan pembuat film dalam usaha ini, dan ingin melihat hasil akhirnya,” tambahnya.

Seratus Tahun Kesunyian – atau dalam bahasa Spanyol Cien Anos de Soledad adalah kisah keluarga Buendía dari generasi ke generasi, berawal dari Jose Arcadio Buendía menemukan Macondo, sebuah kota fiktif di Kolombia.

Ini adalah novel paling terkenal dalam gaya yang dikenal sebagai realisme magis, yang berasal dari Amerika Latin dan memadukan unsur-unsur gaib atau fantastik ke dalam latar yang realistis.

Seratus Tahun Kesunyian yang telah terjual sekitar 50 juta kopi dan telah diterjemahkan ke dalam 46 bahasa, membuat Gabriel Garcia Marquez dikenal luas dan dianggap sebagai penulis novel bahasa Spanyol paling terkenal setelah Miguel de Cervantes Saavedra, penulis novel Don Quijote abad ke-16.

www.tempo.co

Iklan
Loading...