loading...
Loading...
Kadisdikbud Wonogiri, Siswanto.

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM-Sedikitnya tujuh peserta tidak mengikuti Ujian Nasional (UN) SMP/MTs di Wonogiri.

Dari jumlah itu lima anak tercatat tengah sakit. Sementara dua anak lainnya meninggal dunia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wonogiri Siswanto, mengatakan, sejak pelaksanaan UN hari pertama, ada sejumlah siswa yang absen alias tidak dapat mengikuti pelaksanaan UN di sekolah masing-masing. Dari data, tercatat ada tujuh siswa yang absen, lima di antaranya karena sakit dan dua siswa meninggal dunia.

Baca Juga :  Naik Pitam, Bupati Wonogiri Joko Sutopo Semprot GM PT RUM. Gara-gara Tak Bisa Beri Kepastian Soal Permasalahan Bau Limbah

Siswa yang absen karena sakit di antaranya Romadoni Satria Manunggal (MTs N 4 Wonogiri) , Farhan Surya Aji (SMPN 1 Selogiri), Prasetiyo Dwi Prabowo (SMP Pancasila 14 Eromoko), Erlan Gustifa (SMPN 4 Pracimantoro), dan Dewi Setyowati (SMPN 2 Manyaran).

Kemudian dua siswa yang meninggal dunia yaitu Elson Victory Santosa (SMP Pangudi Luhur Giriwoyo), dan Andi Siswanto (MTs Tawangharjo, Giriwoyo).

Baca Juga :  Saat Daerah Lain Kehujanan, Hutan Gunung Gandul di Wonogiri Ini Justru Masih Terbakar. Tapi Untung Seperti Ini

“Dua siswa itu meninggalnya sebelum pelaksanaan UN, karena kecelakaan,” kata dia, Selasa (23/4/2019).

Peserta yang sakit dapat mengkuti UN susulan SMP/MTs pada Senin-Selasa (29-30/4/2019).

UNBK SMP/ MTs maupun UNKP diikuti sebanyak 143 sekolah dengan jumlah total peserta sebanyak 13.354 peserta. Dengan perincian, UNBK diikuti 100 sekolah dengan 10.321 peserta, UNKP diikuti 43 sekolah dengan 3.033 peserta. Aris Arianto

Loading...