JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Jarang Terekspos, Ternyata Ada Pasar Dengan Suasana Zaman Kerajaan di Matesih Karanganyar. Uangnya Pakai Keping Ketip 

Foto/Humas

DSC 1050 768x576
Foto/Humas

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Era modern tak lantas menghilangkan budaya adat yang ada. Salah satunya tergambar di Pablengan, Matesih, Karanganyar.

Di wilayah lereng gunung Lawu ini, ternyata masih ada pasar adat bernama Pasar Jadoel Pablengan yang berada di Sapta Tirta Pablengan Kecamatan Matesih Karanganyar.

Pasar yang terletak di tempat pemandian Sapta Tirta ini akan beroperasi pada Sabtu dan Minggu mulai pukul 09.00-16.00 WIB.

Baca Juga :  Didukung Maju Cabup Karanganyar 2024 oleh DPC, Nggak Nyangka Begini Jawaban Rober Christanto!

Di sini para pengunjung bisa berwisata kuliner jajanan tempo dulu. Dan lebih menarik, pengunjung membeli makanan dengan menggunakan ketip atau kepingan uang yang ditukar di loket masuk.

Mengingat pasar ini terletak di tempat bersejarah yakni Sapta Tirta, dimana ada tujuh sumber mata air. Bupati Karanganyar meminta supaya tempat ini dijaga kebersihannya.

“Ini bisa menjadi tempat edukasi bagi anak-anak, belajar tentang toleransi, gotong royong, bersosialisasi dan lain-lain,” ungkap Juliyatmono saat memberi sambutan.

Baca Juga :  HUT Istimewa, DPC PDIP Karanganyar Tanam 1000 Pohon Buah-buahan di 17 Kecamatan. Bagus Selo: Semoga Kelak Bermanfaat!

Sementara itu, Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menambahkan, ide ini berawal dari teman-teman Komunitas Cinta Karangnyar, selanjutnya  bersinergi dengan Dinas Pariwisata Karanganyar.

“Era sedang ngetren era industri 4.0, banyak negara maju mengkampanyekan dengan teknologi (penggunaan) tanpa diibimbangi kemanusiaan dan gotong royong, maka akan merusak kehidupan,” jelas Titis. Wardoyo