loading...
Loading...
Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot saat memberikan pengarahan pergeseran pengamanan Pemilu, Senin (15/4/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Sebanyak 650 anggota Polres Karanganyar akan mengamankan pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar secara serentak pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

Untuk mengamankan pesta demokrasi lima tahunan ini, Polres Karanganyar juga di bantu satu satuan setingkat kompi ( SSK) dari Detasemen C Brimob Polda Jawa Tengah,  TNI dari Kodim 0727 Karanganyar, Satpol PP, serta Linmas.

Baca Juga :  Apel Konsolidasi, Kapolres Karanganyar Imbau Masyarakat Tak ke Sidang MK di Jakarta Sidang. Patroli Bakal Ditingkatkan

Hal itu disampaikan Kapolres Karanganyar, AKBP Catur Gatot Efendi, usai apel gelar pasukan di Mapolres setempat, Senin (15/4/2019). Ia mengatakan dalam melakukan pengamanan, masing-masing unit terdiri dari 2 personil, dan 1 anggota Polri mengamankan 12 tempat pemungutan suara (TPS).

Menurut Kapolres, dalam melakukan pengamanan, seluruh personil yang bertugas di TPS, tanpa dilengkapi dengan senjata api.

“Seluruh personil mulai kita geser ke wilayah dan siap mengamankan dan mengawal proses pemungutan suara. Sesuai dengan SOP, pengamanan yang kita lakukan tanpa menggunakan senjata api. Satu hal yang saya tekankan, seluruh petugas, jangan masuk ke lokasi TPS, kecuali ada koordinasi dengan KPPS,” kata Kapolres.

Baca Juga :  Libur Lebaran, Pengunjung Candi Sukuh dan Cetho di Karanganyar Diprediksi Melonjak 10 Kali Lipat 

Dijelaskan Kapolres, pihaknya juga telah melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi yang jauh dan tersulit medannya. Anggota yang bertugas di lokasi yang medannya sulit dilalui dengan kendaraan yang bisa menjangkau lokasi TPS juga sudah dilengkapi kendaraan khusus.

Baca Juga :  RPMJD Karanganyar 2018-2023 Belum Bisa Disahkan, Pemkab Gandeng Kemenpan-RB

Disinggung mengenai penghitungan suara yang rawan terhadap gangguan, Kapolres mengatakan, akan melakukan penebalan pengamanan jika ekskalasi mengalami peningkatan, terutama saat penghitungan suara.

” Kita dinamis. Jika perlu penekanan penebalan pasukan, akan kita tambah,” tandasnya. Wardoyo

Loading...