loading...
Loading...
Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan (dua dari kiri) bersama anggota penyidik, menunjukkan barang bukti OTT KPK pengangkutan pupuk, di Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019. Terdapat 84 kardus berisi amplop-amplop uang yang diduga dipersiapkan untuk “serangan fajar” pada Pemilu 2019 nanti. TEMPO/Imam Sukamto

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM- Bawaslu Jateng meminta agar Bawaslu di daerah ikut patroli mengawasi potensi money politik. Hal itu disampaika. Komisioner Bawaslu Jateng Divisi Humas, Rofiudin saat hadir di acara rakor Bawaslu dengan media di Karanganyar, Senin (8/4/2019).

Ia mengatakan beberapa kerawanan dalam tahapan Pemilu 2019 salah satunya pelanggaran kampanye melibatkan anak-anak.

“Ketika ada kampanye, penyelenggara diharapkan dapat menyediakan ruangan khusus yang terpisah, supaya anak-anak tidak masuk dalam ruangan kampanye,” terangnya.

Baca Juga :  Diplomat Success Challenge X (DSCX) 2019 Sukses Digelar di De Tjolomadoe, Kembali Lahirkan  Enterpreneur Generasi Baru 

Selanjutnya, untuk mengantisipasi adanya praktik politik uang, ia meminta rekan Bawaslu untuk berpatroli saat hari tenang maupun tahap pemungutan dan perhitungan suara.

Sementara Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng, Budi Setyo Purnomo mengatakan, lembaga penyiaran harus menjaga standar program penyiaran supaya tetap harmonis dan demokratis.

“Berita hoaks menjadi perhatian kita semua begitu juga lembaga penyiaran. Hoaks akan berbahaya ketika lembaga penyiaran ikut menyebarkan atau menyiarkan berita hoaks,” tuturnya.

Baca Juga :  Dampak Bom Bunuh Diri, Semua Pengunjung di Polres Karanganyar  Digeledah Tim Khusus. Tamu Berjaket Tertentu Jadi Prioritas! 

Sementara, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti menuturkan, rakor ini dalam rangka bersinergi dengan media terkait pemberitaan yang berimbang dalam hal tahapan Pemilu 2019.

“Harapannya (media) bisa memberikan kontribusi kepada Bawaslu terkait informasi dan hal yang berindikasi melakukan pelanggaran dalam tahapan Pemilu,” ungkapnya. Wardoyo

Loading...