loading...
Loading...
merokok
ilustrasi/teras.id

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Wonogiri akan melakukan sosialisasi terkait larangan merokok bagi pengendara kendaraan bermotor.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui tanggapan dari masyarakat baik yang pro maupun kontra.

Kasatlantas Polres Wonogiri, AKP Dwi Erna Rustanti menyampaikan bahwa pihaknya akan menggelar sosialisasi di seluruh kecamatan untuk dapat mengetahui respon masyarakat terkait peraturan tersebut.

Baca Juga :  Rata dengan Tanah, Rumah di Pucungan Slogoretno Slogohimo Mendadak Ambruk. Begini Kronologisnya

“Di Wonogiri, kami memang belum melakukan penindakan. Sebelum kami menerapkan peraturan ini, penting kaitannya untuk dilakukan sosialisasi, kepada masyarakat,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng Senin (22/04/2019).

Dikatakan, larangan merokok bagi pengendara kendaraan bermotor didasari oleh Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor.

Baca Juga :  4 Kios di Alun-Alun Kemiri Purworejo Ludes Terbakar. Kerugian Capai Rp 600 Juta 

Permenhub merupakan penegasan dari UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Bila kedapatan merokok sambil berkendara, pengemudi dikenai sanksi dengan Rp 750 ribu atau 3 bulan kurungan penjara.

Sementara ditambahkan bahwa hal tersebut diterapkan untuk menyikapi data angka lakalantas yang cukup tinggi, tingginya angka kecelakaan disebabkan oleh 4 faktor.

Baca Juga :  Heboh, Telah Lahir Anak Sapi Berkepala 2 di Eromoko Wonogiri. Begini Penampakannya

Diantaranya faktor manusia, cuaca, jalan, dan kendaraan, dari data angka lakalantas didominasi oleh faktor manusia yang disebabkan oleh kurangnya konsentrasi dalam berkendara.

“Kami akan mensosialisasikan melalui penyebaran leflet, menyebarluaskan informasi melalui siaran radio, pemasangan banner di tempat pelayanan umum, dan sosialisasi armada angkutan dan PO,” terangnya. Wardoyo

 

Iklan
Loading...