JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bupati Sragen Akui Belum Familiar Dengan Wajah Calon-Calon DPD, Wabup Sebut Pelipatan Surat Suara Sedikit Susah

Bupati Sragen dan suami saat menyalurkan hak pilihnya Rabu (17/4/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen dan suami saat menyalurkan hak pilihnya Rabu (17/4/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen,  Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Dedy Endriyatno menyalurkan hak suaranya di lokasi berbeda, Rabu (17/4/2019). Yuni mencoblos di TPS 21 Taman Asri, Kroyo, Karangmalang, Sragen sedangkan Dedy mencoblos di Mojo, Sragen.

Yuni menuju ke TPS bersama suaminya Akbar Zulkifli Oesman dan ketiga anaknya dengan mengenakan baju putih. Bupati mengaku bersyukur karena telah menggunakan hak suaranya.

Ia menyebut tak ada kesulitan dalam mencoblos di bilik suara. Namun ia mengaku pelipatan surat suara setelah dicoblos agak susah mengembalikan ke lipatan semula.

Selain itu ia juga mengaku belum mengenal wajah-wajah calon DPD sehingga harus melihat foto calon satu persatu.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 30 Juni, 50 Kasus Positif, 39 Sembuh, 11 Pasien Masih Dirawat dan Total Sudah 23 Meninggal Dunia

“Sebagai Bupati Sragen saya rasa masyarakat Sragen sudah cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi, kita bisa melewati Pemilu yang sedemikian melelahkan dengan masa kampanye tujuh bulan dan alhamdulillah Sragen tetap kondusif,” paparnya kepada wartawan.

Menariknya di TPS Yuni mencoblos ini disediakan soto agar para pemilih bisa menikmati soto sambil menunggu di panggil. Setelah selesai mencoblos pemilih diberi snack.

Sementara, Wabup Dedy menyalurkan hak pilihnya di TPS 24 Mojo RT 3, Sragen Kulon, Sragen bersama istri dan anak-anaknya.

Baca Juga :  Peduli Penanganan Covid-19 Sragen, PLN Surakarta Gelontor 12 Wastafel Portabel. Bupati Berharap Bisa Bermanfaat Untuk Masyarakat

Dedy beserta keluarga mengenakan batik saat datang ke TPS. Sekitar tiga hingga empat menit kemudian ia baru selesai melakukan pencoblosan.

“Proses nyoblosnya tidak susah, namun saat melipat surat suara kembali seperti semula yang sedikit susah,” ujarny.

Ia mengatakan proses pencoblosan sama persis dengan Pemilu 2014 lalu, hanya jumlah suara yang berbeda.

“Persiapan TPS di Kabupaten Sragen berjalan baik, kami terus memantau hingga pukul 02.00 WIB melalui Camat Muspika. Kami minta mereka terjun ke lapangan semua dan melaporan persiapan berjalan dengan baik dan tidak terjadi apapun,” jelas Dedy. Wardoyo