loading...
Loading...
Bupati Sragen dan suami saat menyalurkan hak pilihnya Rabu (17/4/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Bupati Sragen,  Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan Wabup Dedy Endriyatno menyalurkan hak suaranya di lokasi berbeda, Rabu (17/4/2019). Yuni mencoblos di TPS 21 Taman Asri, Kroyo, Karangmalang, Sragen sedangkan Dedy mencoblos di Mojo, Sragen.

Yuni menuju ke TPS bersama suaminya Akbar Zulkifli Oesman dan ketiga anaknya dengan mengenakan baju putih. Bupati mengaku bersyukur karena telah menggunakan hak suaranya.

Ia menyebut tak ada kesulitan dalam mencoblos di bilik suara. Namun ia mengaku pelipatan surat suara setelah dicoblos agak susah mengembalikan ke lipatan semula.

Baca Juga :  Penyelenggara dan Peserta Pemilu di Solo Raya Deklarasikan Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

Selain itu ia juga mengaku belum mengenal wajah-wajah calon DPD sehingga harus melihat foto calon satu persatu.

“Sebagai Bupati Sragen saya rasa masyarakat Sragen sudah cerdas dan dewasa dalam berdemokrasi, kita bisa melewati Pemilu yang sedemikian melelahkan dengan masa kampanye tujuh bulan dan alhamdulillah Sragen tetap kondusif,” paparnya kepada wartawan.

Menariknya di TPS Yuni mencoblos ini disediakan soto agar para pemilih bisa menikmati soto sambil menunggu di panggil. Setelah selesai mencoblos pemilih diberi snack.

Sementara, Wabup Dedy menyalurkan hak pilihnya di TPS 24 Mojo RT 3, Sragen Kulon, Sragen bersama istri dan anak-anaknya.

Baca Juga :  Operasi di Pasar Tangen, Polisi dan Tim Gabungan Temukan Mie Instan dan Susu Real Good Kedaluwarsa

Dedy beserta keluarga mengenakan batik saat datang ke TPS. Sekitar tiga hingga empat menit kemudian ia baru selesai melakukan pencoblosan.

“Proses nyoblosnya tidak susah, namun saat melipat surat suara kembali seperti semula yang sedikit susah,” ujarny.

Ia mengatakan proses pencoblosan sama persis dengan Pemilu 2014 lalu, hanya jumlah suara yang berbeda.

“Persiapan TPS di Kabupaten Sragen berjalan baik, kami terus memantau hingga pukul 02.00 WIB melalui Camat Muspika. Kami minta mereka terjun ke lapangan semua dan melaporan persiapan berjalan dengan baik dan tidak terjadi apapun,” jelas Dedy. Wardoyo

Baca Juga :  Seluruh Tokoh Agama, Tomas dan Forkompida Sukoharjo Sepakat Gelorakan Tolak Gerakan People Power 
Loading...