loading...
Loading...
pilpres
Ilustrasi

JAKARTA, Joglosemarbews.com – Meskipun quick count (QC) oleh  lembaga-lembaga survei memenangkan Jokowi, namun Prabowo tetap mengklaim dirinya menang.

Ia bahkan telah melakukan konferensi pers, Rabu (17/4/2019), usai proses pemilihan.  Klaim kemangan Prabowo itu hanya berdasar hasil quick count internal mereka.

Namun uniknya, Ketua Komando Satgas Bersama Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidakntampak hadir.

Hingga pukul 20.00 WIB, AHY tidak juga muncul di rumah Capres Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Bukan hanya AHY, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan juga tak terlihat hadir.

Baca Juga :  Pelaku Bom Medan Penjual Bakso Bakar, Polisi Tangkap 3 Wanita dan 1 Pria di Rumah Pelaku

Kedua petinggi Partai Demokrat ini juga tak terlihat saat Prabowo menggelar konferensi pers menyatakan kemenangan versi quick count dan exit poll dari lembaga survei yang mereka percaya.

Hanya tampak Ketua Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, yang juga merupakan juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Uno.

“Kami membentuk crisis center juga di DPP, jadi AHY masih memonitor di sana. Ada EBY (Edhy Baskoro Yudhoyono), sekjen, dan petinggi-petinggi partai di sana,” kata Ferdinand, Rabu (17/4/2019).

Ferdinand mengatakan, para petinggi partai masih menemani AHY memantau hasil pemilihan legislatif di crisis center DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Adapun di rumah Prabowo, kata dia, telah hadir Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Djafar Hafsah.

Baca Juga :  PKS Buka Kemungkinan Usung Anies di Pilpres 2024

Ferdinand mengaku menerima informasi bahwa AHY dan para petinggi lainnya akan merapat ke rumah Prabowo.

“AHY kemungkinan akan ke sini tapi masih tentatif,” katanya saat itu.

Dalam konferensi persnya, Prabowo mengklaim suaranya unggul di pemilihan presiden 2019 ini berdasarkan hasil exit poll dan quick count. Angkanya secara berturut-turut ialah 55,4 persen dan 52,2 persen.

Baca Juga :  Mendikbud Nadiem Makarim Dukung 100 Persen Rencana Kemenag Rombak 155 Buku Pelajaran Agama

Berkebalikan dari quick count internal Prabowo, hasil hitung cepat yang dilakukan beberapa lembaga survei  menunjukkan kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Lembaga Indikator misalnya,  hingga pukul 07.55 WIB, pasangan Prabowo-Sandiaga mendapat 45,93 persen suara, tertinggal dari Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang mendapat 54,07 persen.

Hasil hitung cepat IndoBarometer dan Charta Politika mencatat hasil senada. Keduanya menyatakan Jokowi-Ma’ruf unggul masing-masing dengan 54,31 persen dan 54,47 persen. Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandiaga berturut-turut 45,69 persen dan 45,53 persen. Mana yang lebih valid?

www.tempo.co

Loading...