JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Innalillahi, Ketua PPK Kecamatan Tasikmadu Karanganyar Meninggal Dunia. Diduga Kelelahan Bertugas Saat Pemilu

Sebuah foto berikut ucapan belasungkawa untuk Sapto Nugroho yang beredar di media sosial. Foto/Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20190424 114650
Sebuah foto berikut ucapan belasungkawa untuk Sapto Nugroho yang beredar di media sosial. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 kembali menyisakan duka di Karanganyar. Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar, Sapto Nugroho (59) meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di  salah satu rumah sakit di Karanganyar.

Sapto yang berdomisili di Ngijo Kulon, Tasikmadu, Karanganyar itu mengembuskan nafas terakhirnya Rabu (24/4/2019) dinihari. Diduga kuat, almarhum meninggal akibat kelelahan setelah menjalankan tugas berat menjadi PPK selama perhelatan Pemilu.

Baca Juga :  Khawatir Terjadi Ledakan, Bupati Karanganyar Usul Libur PNS Akhir Tahun Dihapus Diganti Uang Insentif. Sebut Besarannya Pasti Sudah Ada Hitungan Berapa Kepantasannya!

Informasi yang dihimpun dari pihak keluarga, Eko Heru Purnomo menyampaikan Sapto memang sebelumnya memiliki riwayat penyakit asam lambung.

Kecapekan yang dialaminya selama bertugas mengurusi Pemilu diduga menjadi pemicu kondisi kesehatannya menurun pasca Pemilu yang berakhir 17 April 2019.

“Sehari setelah pemungutan suara, dia sudah mengeluh tidak enak badan. Lalu langsung dibawa ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif di ruang ICU,” papar Eko ditemui di rumah duka, Ngijo Kulon, Tasikmadu, Karanganyar Rabu (24/4/2019).

Baca Juga :  Awas, 4 Sales dan Distributor Rokok Bodong Ditangkap dan Dipenjara. Bea Cukai Ungkap Ada 419.000 Rokok Bodong Disita, Beredar di Wilayah Soloraya dari Karanganyar Hingga Sragen

Sapto meninggalkan seorang istri Yuli Ambarwati dan satu orang putri Maharani Sagita Devi. Rencananya, almarhum langsung dimakamkan hari inu Rabu (24/4/2019) pukul 11.00 WIB di pemakaman desa setempat. Wardoyo