loading...
Loading...
Ilustrasi UMKM

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM-  Chairman International Council Of Small Business (ICSB), Hermawan Kartajaya berharap pegiat UMKM di Kabupaten Karanganyar tidak sekadar produktif tapi kreatif. Sebab kreativitas akan memegang peranan penting bagi sebuah produk UMKM di tengah persaingan ketat era industri 4.0.

“Jadi UKM itu harus lebih kreatif, jangan cuma produktif. Kalau sekedar produktif tapi tidak kreatif, ya habis,” paparnya  saat menjadi pembicara dalam seminar nasional dengan tema UMKM dalam menghadapi industri 4.0 di Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (23/4/2019).

Baca Juga :  Innalillahi, Hendak Salat Jumat, Seorang Pria di Jaten Karanganyar Tewas Mengenaskan Tertimpa Tembok Villa 

Di hadapan sekitar 500 pegiat Usaha Mickro Kecil dan Menengah (UMKM) di Karanganyar, Hermawan

Adapula pameran UMKM dari 17 kecamatan yang ada di Karanganyar.

Dalam kesempatan itu, pakar marketing itu menegaskan salah satu kunci dalam menghadapi industri 4.0, para pegiat usaha harus lebih kreatif.

Menurutnya, ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam pengembangan usaha, yakni why, what dan how.

“Jadi harus tahu alasan melakukan sesuatu, harus tahu apa yang dilakukan dan bagaimana melakukan,” terangnya.

Baca Juga :  7 Desa di Karanganyar Bakal Gelar Pilkades Serentak. Bupati Minta Warga Merantau Tetap Harus Dimasukkan Daftar Pemilih, Warga Luar Minimal Domisili 6 Bulan 

Lebih lanjut, Hermawan juga menguraikan saat ini ada lima sektor yang diperhatikan pemerintah yakni chemical (kimia), electronic (elektronik), automotive (automotif), textile and apparel (tekstil dan pakaian) dan food and beverage (makanan/minuman).

Ia menyarankan yang paling prospektif bagi UMKM adalah sektor paling akhir yakni food and beverage.

Kehadiran ICSB, menurutnya sangat bagus untuk mendorong produk Karanganyar yang memenuhi syarat ke luar negeri melalui jaringan ICSB.

Baca Juga :  Vonis Bebas 5 Terdakwa Korupsi di Karanganyar, Begini Tanggapan Kuasa Hukumnya!  

Ketua ICSB Distrik Karanganyar, Joko Sutrisno, mengatakan, respon pegiat UMKM di Karanganyar sangat positif, keinginan berkomunitas tinggi.

“Fungsi komunitas untuk melejitkan usaha sudah mereka pahami. Baik dari transfer ilmu maupun jaringan bisnis. mereka sangat membutuhkan itu,” ujarnya.

Sementara, Kepala Disdagnakerkop UMKM Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki berharap ICSB dapat membantu pemerintah dalam mengembangkan UMKM yang ada di Karanganyar.

“Dengan adanya ICSB, teman-teman bisa saling berbagi ilmu terkait produksi dan marketing,” terangnya. Wardoyo

 

Loading...