loading...
Foto/Humas Polda

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Mendekati pelaksanaan Pemilu 17 April 2019, antisipasi kerawanan di lapangan terus dilakukan oleh kepolisian.

Seperti di Karanganyar, sejumlah personel terus mengintensifkan patroli ke masyarakat memberikan pemahaman dan menjaga kondusivitas.

Salah satunya soal sosialisasi larangan kampanye di tempat ibadah. Seperti yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Jatiyoso Polres Karanganyar, Aiptu Didik bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jatiyoso siang tadi.

Mereka bersinergi melaksanakan kegiatan bersama masyarakat di Masjid wilayah Polsek Jatiyoso dengan warga dan tokoh agama di masjid Uswatun Hasanah, Dusun Gupakan RT 29/08 Desa Jatisawit.

Baca Juga :  Banyak Restoran dan Hotel di Karanganyar Tutup Dampak Pandemi Covid-19, Pemkab Beri Keringanan Denda Pajak. Pajak Bumi dan Bangunan Juga Dilonggarkan 2 Bulan

Dalam giat tersebut anggota Polsek Jatiyoso menghimbau agar dalam Masjid tidak boleh untuk kegiatan kampanye menjelang Pilpres dan Pileg.

“Masjid adalah tempat beribadah masyarakat yang melaksanakan ibadah tidak hanya orang dewasa namun anak-anak yang belum mempunyai hak pilih,” papar Aiptu Didik.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Meroket Hingga Rp 40.000, Tapi Pedagang di Karanganyar Mengaku Omzet Turun Hingga 5 Kali Lipat. Kok Bisa?

Di hadapan warga, Aiptu Didik juga menghimbau takmir masjid agar melarang pihak pihak yang ingin melakukan kampanye saat berada di dalam masjid. Sebab sesuai aturan, masjid merupakan tempat ibadah bukan untuk melakukan kampanye.

Ia menambahkan dengan hadirnya petugas patroli di tengah tengah masyarakat diharapkan dapat membuat masyarakat merasa nyaman sehingga dapat mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Wardoyo