JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kebakaran Hebat Landa Rumah Warga Gondangrejo Karanganyar. Ada 2 Anak Tertidur di Dalam Rumah, Warga Berhamburan 

Petugas pemadam dan warga berusaha memadamkan sisa api. Foto/Wardoyo

IMG 20190425 WA0017 640x480
Petugas pemadam dan warga berusaha memadamkan sisa api. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat terjadi di Desa Krendowahono, Gondangrejo Kamis (25/4/2019) siang. Rumah salah satu warga, Yulianto (49) warga Dusun Ngrawan, RT 4/1, Krendowahono, Gondangrejo hangus dilalap kobaran si jago merah.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Namun rumah berikut isinya ludes tak bersisa.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi pukul 11.00 WIB. Kobaran api kali pertama diketahui tetangga korban, Sutarto (65), tetangga korban.

Saat melintas di dekat lokasi, ia kaget mendapati api sudah berkobar membakar separuh rumah korban. Konstruksi rumah yang terbuat dari papan dan kayu membuat api makin tak terkendali.

Baca Juga :  Bupati Karanganyar Juliyatmono: Jika Boleh Memilih, Saya Pilih Tak Lanjutkan PPKM. Tidak Efektif dan Kasihan Rakyat!

“Kemudian warga langsung bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kondisi api sudah membesar,” papar Djoko Susilo, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kecamatan Gondangrejo, Kamis (25/4/2019).

Menurutnya, saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong. Suami dan istri pemilik rumah bekerja di luar desa sedang dua anak mereka tertidur.

Baca Juga :  Kasus Mogok Kerja di PT GSS, Perusahaan Tegaskan, Aksi Mogok Tidak Sah

Beruntung saat kejadian, dua anak korban berhasil menyelamatkan diri. Djoko memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta.

“Tadi langsung dilakukan gotong-royong bersama sama warga setempat, perangkat desa, forkompicam, untuk membantu membersihkan puing. Kemudian memanggil Damkar yang mengerahkan tiga mobil untuk memadamkan sisa-sisa api,” tandasnya.

Terpisah, Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Wardoyo