loading...
Loading...
bandara Kulonprogo
Ilustrasi

YOGYAKARTA, Joglosemarnews.com- Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin  mengintensifkan pelatihan bagi tenaga kerja dan  masyarakat terkait kian dekatnya operasionalisasi bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).

Peningkatan keahlian dan ketrampilan tenaga kerja untuk menyambut Bandara Kulonprogo ini dinilai penting agar masyarakat siap memanfaatkan peluang yang ada.

“Kami intensifkan pelatihan ketrampilan bagi masyarakat ini untuk menangkap peluang yang ada jika bandara baru beroperasi,” ujar Wakil Bupati Kulonprogo, DIY Sutedjo, Senin (1/4/2019).

Pemerintah Kulonprogo sendiri per April ini kembali membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) untuk tahun anggaran 2019 di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Dinas Ketengakerjaan dan Transmigrasi Kulonprogo.

Pada gelombang ini, setidaknya sudah ada 208 peserta yang mengikuti 13 jenis pelatihan yang diselenggarakan secara gratis itu.  Sutedjo menuturkan, lewat pelatihan itu, upaya menyiapkan sumber daya manusia unggul dan bertanggungjawab disiapkan lebih dini.

Baca Juga :  Densus 88 Gerebek Sebuah Rumah di Playen, Gunungkidul

“Sehingga saat bandara beroperasi warga bisa terlibat aktif, punya daya saing pada pekerjaan yang ada, dan tidak menjadi penonton,” ujar dia.

Pelatihan ini, kata Sutedjo, sekaligus untuk menekan angka pengangguran di Kulonprogo. Data terakhir, ada sekitar 4.500 tenaga kerja produktif yang belum mendapatkan pekerjaan.

Kepala UPT BLK Saryono mengatakan, dari 13 paket pelatihan ini di antaranya adalah pelatihan Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, pembuatan kue dan roti, pelatihan tata rias dan kecantikan, serta pelatihan service sepeda motor konvensional.

Selain itu ada pelatihan internet marketing, perawatan AC, pelatihan mebel dan furniture, serta pelatihan menjahit dan pelatihan juru las.

Baca Juga :  Di DIY, Naiknya Iuran BPJS Berdampak Menurunnya Kepesertaan

Pelatihan SDM untuk persiapan beroperasinya Bandara Kulonprogo ini bukan kali pertama dilaksanakan. Namun sudah beberapa tahun digelar pelatihan serupa dalam berbagai bidang.

Sebagian lulusan sudah mampu bekerja dan membuka lapangan usaha. Sampai bulan Maret 2019 ini sudah ada 1.115 warga yang mengikuti pelatihan, termasuk tentang kebandarudaraan yang bekerja sama dengan PT Angkasa Pura I.

www.tempo.co

Loading...