loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Lontaran-lontaran  narasi capres Prabowo soal elit bajingan selama kampanye Pilpres 2019,  mendapat kritik warganet.

Awal mulanya terlihat, pengguna akun twitter dengan username @andrew_winata28 mengomentari cuitan Prabowo yang memposting kegiatan kampanyenya di Jakarta, Palembang, dan Solo.

Dalam cuitan itu, Prabowo menulisk bahwa rakyat menginginkan perubahan, keadilan dan kemakmuran.

Baca Juga :  Tewaskan 2 Orang Lukai 11 Siswa, Kapolda Jatim: Konstruksi SDN Gentong Ngawur

Cuitan itu dibalas @andrew_winata28 dengan menuliskan, “Tanpa mengurangi rasahormat, narasi bapak seperti “elite-elite bajingan”, “pemerintah tidak peduli Indonesia Timur”, itu tidak bener pak.

“Berpolitik juga harus memegang etika. Bukankah pak Prabowo juga bagian dari elite? Nyatanya pemerintah membangun trans papua, merebut freeport.”

Cuitan itu dibalas Prabowo dengan mengatakan, “Silakan bung cek jejak digital siapa yang tidak beretika dalam berpolitik. Saya membela rakyat dan bangsa saya. Itu sumpah saya ketika masuk tentara dan saya tidak akan diam ketika rakyat mengadu kesusahan, dizalimi, ketidakadilan.”

Baca Juga :  Fatayat NU Gelar Konferensi Internasional Islam ke-7, Hadirkan Pembicara dari Berbagai Negara

Sebagaimana diketahui, saat berkampanye di Yogyakarta Senin (8/4/2019) lalu, Prabowo menyebut kondisi Indonesia saat ini sudah terlalu memprihatinkan.

Menurut Prabowo, saat ini Indonesia sedang dalam keadaan sakit sehingga terjadi ketidakadilan yang sangat parah di masyarakat.

Baca Juga :  Ma'ruf Amin Minta Penyelidikan Kasus Desa Siluman Dilanjutkan dan Selalu Diperbarui

“Indonesia saat ini bukan republik yang diperjuangkan Bung Karno, Bung Hatta, Ahmad Dahlan, dan Hasyim Asyari, bukan,” kata Prabowo saat berorasi dalam kampanye akbar di Stadion kridosono Yogyakarta, Senin (8/4/2019).

www.tempo.co

Loading...