loading...
Wakapolres Sragen didampingi Kasatlantas saat ungkap keberhasilan penangkapan pelaku pelemparan batu ke Bus Eka Jumat (12/4/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Polres Sragen sukses membekuk dua remaja pelaku pelemparan batu ke Bus Eka S 7539 US di Ring Road Utara Sragen wilayah Tlobongan, Sidoharjo. Lemparan batu yang mengenai sopir bus itulah yang memicu kecelakaan maut yang merenggut satu dan melukai 5 korban lainnya.

Kedua tersangka diketahui bertetangga asal Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen. Mereka masing-masing bernama Yeri Gunawan alias Kemprud (21) Dukuh Bunder RT 11/3, Desa Kedungwaduk, Karangmalang, Sragen dan Purnomo Budianto alias Uklik (26) warga yang sama.

Keduanya dibekuk tak lama setelah beraksi dan kecelakaan maut terjadi pada Rabu (10/4/2019) pukul 23.00 WIB. Penangkapan keduanya terungkap dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Jumat (12/4/2019).

Dalam konferensi pers yang dipimpin Wakapolres Kompol Saprodin mengatakan kedua tersangka dibekuk setelah polisi mendapati kejanggalan saat melakukan olah TKP atas kecelakaan Bus Eka pada Rabu (10/4/2019).

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Kabar Baik, 8 Warga Sragen Positif Covid-19 Sragen Kembali Dinyatakan Sembuh dan Dipulangkan Hari Ini. Total 21 Pasien Sudah Sembuh!

Dari hasil penyidikan dan temuan alat bukti di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan kecelakaan dipicu unsur kesengajaan dan ternyata mengarah pada aksi pelemparan bus hingga mengenai sopir.

“Dari hasil olah TKP karena ada kejanggalan, malam itu juga kita panggil Reskrim dan ditemukan alat bukti. Ternyata mengarah ada kesengajaan kelompok tertentu melempar bus kena pengemudi hingga bus hilang kendali. Bus kemudian menabrak motor dan mengenai masyarakat. Satu korban tewas dan lima luka akibat kecelakaan,” paparnya didampingi Kasat Lantas AKP Dani Permana Putra dan Kasubag Humas AKP Agus Jumadi.

Baca Juga :  17 Pasien Positif Covid-19 Sragen Masih Dirawat, Satu Meninggal Dunia. Bupati Minta Para Pasien Sembuh Bisa Jadi Juru Bicara Covid-19 ke Masyarakat!

Wakapolres menguraikan penangkapan tersangka juga terlacak karena ada rekan mereka yang turut menjadi korban luka digasak bus di lokasi kejadian.

Tersangka mengaku melempar bus dari arah depan dengan alat sebuah batu. Keduanya beraksi dengan berboncengan sepeda motor Honda Supra AD 3951 AKE.

Purnomo di depan mengendarai motor, sedangkan Yeri membonceng. Setelah dekat bus, Yeri melemparkan batu yang sudah disiapkan ke arah depan kanan bus.

“Batu mengenai kaca lalu tembus dan mengenai pengemudi hingga luka bibir sobek dan 4 giginya tanggal,” jelas Wakapolres. Wardoyo