JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Saat Puluhan Perempuan Cantik Karanganyar Jadi Peragawati Dadakan di Hari Kartini. Suarakan Emansipasi, Tapi Kodrat Tetap Tak Boleh Diingkari 

Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20190405 192605
Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Peragaan fashion show para hijaber, mengawali peringatan hari Kartini ke 104 yang digelar di gedung dakwah Muhammadiyah Karanganyar, pagi tadi. Puluhan hijaber yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Karanganyar ini, dengan mengenakan busana muslim warni-warni, tentu saja membuat kagum seluruh anggota GOW yang hadir.

“Kami ingin menunjukkan bagaimana cara berbusana muslim yang baik, sehingga kita para wanita terhindar dari berbagai godaan,” kata Ria Ayu Rahayu, Ketua Hijaber Karanganyar.

Bak peragawati, mereka di luar dugaan mampu tampil anggun di atas catwalk di gedung Muhammadiyah itu.

Usai menggelar fashion show, Ria Ayu mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 104 ini, banyak hal positif yang nisa diambil dari seorang Kartini. Menurutnya, emansipasi wanita yang digaungkan, saat ini semakin menunjukan peran wanita di segala bidang.

Baca Juga :  Diizinkan Lakukan Swab Test, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Malah Kebanjiran Pasien. Kamar Isolasi Covid-19 Sampai Full Pasien

“Ini zamannya emansiasi wanita. Wanita saat ini hebat dan memiliki peranan penting di berbagai bidang. Meski demukian, para wanita jangan melupakan kodratnya sebagai pendamping suami, taat kepada suami,  menjadi ibu yang baik dalam mendidik anak serta memberikan dorongan positif bagi suami,” ujar mantan puteri pariwisata Sukoharjo ini.

Sementara itu, Ketua GOW Karanganyar, Nurhayati menyampaikan ada dua hal keteladanan dari sosok RA Kartini yang dapat ditiru oleh kaum perempuan dimasa sekarang. Yang pertama sebagai perempuan Indonesia harus mampu mempertahankan tradisi dan fungsi sebagai ibu sekaligus istri yang bijak dalam mengasuh dan membina keluarga.

Baca Juga :  Innalillahi, Nur Halimah Tewas Mengenaskan Usai Terseret Kereta Api Sejauh 100 Meter di Perlintasan Tanpa Palang Kebakkramat Karanganyar. Sepeda Motornya Remuk

Kedua sebagai perempuan berdedikasi hendaknya memiliki wawasan yag luas dan gagasan yang cemerlang dalam memajukan pendidikan. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kesetiakawanan nasional.

“Kecerdasan dalam mensinergikan kedua hal tersebut akan membuka peluang yang lebih luas bagi kaum perempuan untuk berkarya. Namun tidak lupa peran utamanya sebagai ibu rumah tangga sebagai pengasuh dan pendidik generasi milenial yang berahklak mulia,” ujarnya. Wardoyo