loading...
Tim Polsek dan Polres Sragen saat melakukan olah TKP. Foto/ Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Nasib tragis dialami oleh Nur Chasanah (37). Wanita asal Dukuh Sidomulyo RT 16, Sidoharjo, Sragen itu ditemukan tewas mengenaskan di rumah temannya, Jumat (5/4/2019) pagi.

Wanita yang diketahui menderita kanker serviks itu ditemukan meregang nyawa di rumah Asmini Asih (49) di Dukuh Nglebak RT 013 Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Tragisnya, korban ditemukan dengan kondisi tubuh bagian bawah mengeluarkan percikan darah.

Data yang dihimpun, korban ditemukan sekira pukul 06.45 WIB oleh Asmini Asih. Menurut keterangan saksi kepada petugas Polsek Sidoharjo, kejadian bermula ketika korban datang ke rumah Asmini pada Kamis (4/4/2019) petang pukul 16.45 WIB.

Baca Juga :  Berkah Hari Lebaran, 213 Narapidana Lapas Sragen Dapat Remisi Hukuman. Kalapas Pesan Napi Asimilasi Perbaiki Diri dan Tak Berulah Lagi!

Korban kemudian menginap semalam dan tidur di kamar bersama Asmini. Pagi harinya, Asmini kaget saat mendapati korban sudah terlentang tak bergerak.

Ia makin kaget saat melihat ada percikan darah di sekitar tubuh bagian bawah korban.

Mendapati korban sudah meninggal, Asmini memberitahu temannya dan kemudian melapor ke Polsek Sidoharjo. Tak lama berselang, tim Polsek dipimpin Kapplsek Iptu Zaenal Arifin langsung meluncur ke lokasi bersama tim Puskesmas Sidoharjo yang dipimpin

Dr Eni Soedarwati serta 3 tenaga medis dan team identifikasi Polres Sragen dipimpin Ipda Mulyadi.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 26 Mei, Jumlah Pasien Sembuh Melonjak 22 Orang, Tinggal 9 Warga Positif Yang Dirawat. Jumlah PDP Tambah 1, 16 Meninggal Dunia

“Dari hasil identifikasi tidak ada tanda penganiayaan dan kekerasan di tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal akibat penyakit kanker serviks yang diderita,” papar Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi Jumat (5/4/2019).

AKP Agus menguraikan dugaan meninggal akibat penyakit itu diperkuat dari keterangan pihak Puskesmas Sidoharjo. Di mana korban termasuk pasien Puskesmas Sidoharjo yang terdiagnosa mempunyai penyakit kanker serviks.

“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sehingga selanjutnya jenasah diserahkan kepada keluarga korban untuk dilakukan pemakaman,” terang AKP Agus. Wardoyo