JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sebanyak 178 KK Korban Bencana Alam di Karanganyar Digelontor Rp 414 Juta. Kerusakan Selain Rumah Belum Bisa Dibantu! 

Bupati Juliyatmono saat menyerahkan santunan untuk para korban bencana. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Juliyatmono saat menyerahkan santunan untuk para korban bencana. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sejumlah 178 KK korban bencana alam di Karanganyar menerima bantuan santunan dari Pemkab setempat. Mereka adalah warga yang terkena bencana selama kurun September 2018 hingga Maret 2019.

Penyaluran santunan dipusatkan di Pendapa Rumdin Bupati, Rabu (10/4/2019) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar.

Kepala Pelaksana Harian BPDB Karanganyar, Bambang Djatmiko mengatakan bantuan yang disalurkan itu senilai total Rp 414 juta. Bantuan disalurkan untuk tiga kategori korban bencana yakni kerusakan ringan, sedang dan berat.

Baca Juga :  Selamat dari Pembacokan, Wakapolres Karanganyar dan Satu Warga Solo Diganjar Penghargaan dari Kapolda Jateng. Total Ada 34 Personel dan 2 Warga Terima Penghargaan

“Rinciannya kategori kerusakan ringan 111 KK mendapat bantuan berkisar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta. Untuk rusak sedang 32 KK mendapatkan bantuan sebesar Rp 3 juta, dan rusak berat 35 KK mendapatkan bantuan sebesar Rp 5 juta,” paparnya dalam laporan Rabu (10/4/2019).

Bambang menguraikan sejauh ini BPBD memang belum mempunyai aturan untuk pemberian bantuan bagi kerusakan di luar hunian.

Termasuk bagi pemilik kendaraan bermotor yang rusak karena bencana alam, juga belum mempunyai aturan.

“BPBD tidak memberikan tali asih korban luka. Namun mengusulkan santunannya dibayar melalui Baznas,” tukasnya.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan bantuan yang disalurkan itu merupakan bentuk perhatian dari pemerintah.

Ia meminta para korban bencana tetap bersabar dalam menerima cobaan. Juliyatmono juga meminta kepada para Kades di desa terdampak bencana untuk senantiasa memberikan support kepada warga yang terdampak bencana.

Nek enek wargane kenek bencana, wargane dikandeli atine, disemangati (Kalau ada warga yang terdampak bencana, dikuatkan hatinya, diberi semangat,” kata dia. Wardoyo