loading...

SLEMAN, Joglosemarnewsw.com – Kasus pencabutan dan pembakaran kayu salib penanda makam di Makam Bethesda, Mrican, Jalan Gejayan, Yogyakarta, Sabtu (6/4/2019) kemarin sempat membuat heboh.

Dari kasus tersebut, terungkap bahwa selama ini, gembok pintu gerbang makam selalu digergaji orang tak dikenal.

Dan selama itu pula, barang-barang di dalam gudang di sudut belakang makam banyak yang hilang karena pintu gudang dibobol.

“Sekarang pintu gerbang hanya ditutup biasa saja. Kalau dikunci pasti digergaji orang dan dibuka paksa. Barang-barang digudang (sudut makam) juga hilang karena pintu dibobol. Kami belum tahu sampai saat ini siapa yang melakukan,” ujar Hari Yuniarto, salah satu pengurus makam Bethesda.

Baca Juga :  SMKN 1 Girisubo Gunungkidul DIY Serahkan Bantuan Paket Internet Bagi Siswa dan Guru Selama Pandemi COVID-19

Sementara terkait dengan kasus pembakaran kayu salib, Hari mengaku khawatir, kasus itu merupakan rentetan dari kasus yang terjadi di makam lain beberapa waktu sebelumnya.

“Saya pernah dengar di mana salib pernah dicabut di salah satu makam, tapi saya tidak tahu penyebab ini apa. Awalnya saya kira kayu yang biasa yang dibakar, tapi ternyata kayu salib yang masih bagus,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 Hingga 30 Juni

Di salah satu dekat lokasi pembakaran salib kayu penanda di makam tersebut, diketahui ada beberapa barang seperti payung, guling, kardus dan beberapa botol plastik bekas. Belum diketahu siapa yang dengan sengaja membakar kayu penanda nama di makam tersebut.  

www.teras.id/KRJogja