loading...

MAKASSAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tak tahu diuntung, pemuda asal Kampung Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang malah menipu calon istrinya sendiri.

Padahal, uang mahar dipinjami oleh calon istri, namun lelaki yang berprofesi sebagai pelayaran itu justru membatalkan rencana pernikahan itu secara sepihak.

Akibatnya, lelaki bernama Syamsul Haedi (27) itu diamankan oleh tim Crime Fighters Resmob Polres Pinrang.

Menurut Kanit Resmob Bripka Aris SD,  Syamsul diamankan di rumahnya tanpa perlawanan, Senin (1/4/2019).

“Awal kejadian ini terjadi pada tanggal 2 Maret 2019 pukul 16.40 Wita. Di mana, korban yang bernama Jusriani Bin Jumaing (27) telah mengalami tindak kejahatan penipuan yang dilakukan oleh Syamsul Haedy (27) lelaki yang menjadi tunangannya,” jelas Bripka Aris.

“Jusriani dan Syamsul yang akan melaksanakan pernikahan akhirnya kandas di tengah jalan, setelah Jusriani mengetahui bahwa Syamsul telah membatalkan rencana pernikahan tersebut, sedangkan undangan pernikahan telah beredar,” tambahnya.

Baca Juga :  Penutupan Pelayanan SIM Diperpanjang Hingga 29 Juni 2020

Uang panaik yang akan digunakan Syamsul untuk melamar Jusriani dalam pernikahannya adalah sebahagian milik Jusriani. Dimana jumlah uang panaik yang disepakati bersama adalah Rp 20.000.000,- ( dua puluh juta rupiah).

Akan tetapi karena uang milik Syamsul tidak mencukupi untuk dijadikan uang panaik, Jusriani langsung mengambil langkah untuk membantu meringankan beban Syamsul dengan membantu uang dengan jumlah Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah).

Jusriani yang sangat kecewa dan tak tahan menahan malu terhadap perlakuan Syamsul di hadapan keluarganya, akhirnya meminta kepada Syamsul untuk mengembalikan uang tambahan tersebut yang telah ditransfer Jusriani melalui rekening Syamsul.

“Jusriani yang menghubungi Syamsul agar mengembalikan uang tersebut tidak mendapat respon positif dari Syamsul. Dan selanjutnya Jusriani langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib dalam hal ini Mapolsek Duampanua,” ucap Aris.

Baca Juga :  Kemenag Keluarkan SE Tata Beribadah di Rumah Ibadah, Ini Panduannya Lengkapnya

Berdasarkan laporan Jusriani kepada pihak Mapolsek Duampanua dan di back up oleh tim Crime Fighters Resmob Polres Pinrang yang dipimpin langsung Kanit Buser Bripka Aris SH. Pelaku tindak penipuan Syamsul akhirnya di amankan di rumahnya tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolres Pinrang.

Dari hasil introgasi kepada pelaku Syamsul, dirinya mengakui semua perbuatannya yang telah melakukan penipuan uang panaik kepada Jusriani sejumlah Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) dan tidak mengembalikannya.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Pinrang untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Penulis : Sulistiawati.

www.teras.id