JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Viral Video Hoax Polisi Bagi Sembako di Pasar Gede, Kapolda Jateng: Pelaku Akan Kami Tindak Tegas


loading...
Loading...
Screenshot @Sekilasinfo_

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuah akun Instagram @sekilasinfo_ menggungah video pembagian sembako dari presiden yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Video yang diunggah Rabu (3/4/2019) pagi tersebut mendadak viral.

Dalam video tersebut memperlihatkan suasana pembagian sembako dengan lokasi di depan pasar Gede, Solo yang dilakukan oleh anggota Polri.

Menanggapi video viral teresbut, Polresta Solo telah mengklarifikasi dan memastikan bahwa video tersebut dipelintir alias hoax.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo menuturkan, video pembagian sembako di kawasan Pasar Gede, Solo itu terjadi pada 2017 lalu. Menurutnya, ada pihak yang sengaja memelintir video tersebut dan seolah-olah dibuat belum lama terjadi.

Baca Juga :  UNS Jalin Kerjasama dengan PT Ndayu Park Bitec

“Ditengah situasi politik yang tengah memanas saat ini, ada saja pihak yang ingin membuat berita bohong. Video itu tahun 2017, tapi seolah-olah dibuat baru saja,” ujar Ribut, Rabu (3/4/2019) siang.

Dijelaskan, video tersebut merupakan pengamanan pembagian sembako presiden pada tahun 2017 silam. Saat itu, pihak pembagi sembako dinilai kurang. Sedangkan, antrian makin mengular dengan didominasi para buruh gendong di Kawasan Pasar Gede. Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, terjadinya gontok-gontokan dalam pembagian tersebut maka aparat baik Polri maupun TNI membantu panitia untuk menyalurkan sembako tersebut.

Baca Juga :  Toilet Kejujuran ala SD Muhammadiyah 1 Ketelan Tumbuhkan Karakter Anti Korupsi

“Itu tidak benar di video tersebut. Seolah-olah dibuat bahwa Polri yang menyalurkan. Polri itu netral dalam Pemilu 2019. Tidak memihak salah satu Paslon. Sehingga, kami luruskan bahwa video itu tidak benar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, video itu sengaja dipelintir dan tidak sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.

“Tidak mungkin kami (Polri-red) melakukan itu (bagi-bagi sembako dari Presiden-red). Bisa kena Bawaslu,” kata Kapolda.

Baca Juga :  Mahasiswa UNSA Ikuti Latihan Bela Negara Di Lanud Adi Soemarmo

Menurutnya, ada pihak yang sengaja membuat keruh kondisi saat ini. Sehingga, citra Kepolisian menurun.

“Akan kami tindak tegas pelaku pembuat dan penyebaran video tersebut,” kata Kapolda.

Dalam video yang diunggah oleh akun @sekilasinfo_ itu memperlihatkan, Polisi bersama dengan TNI membagikan sembako di kawasan Pasar Gede. Akun itu juga menuliskan “Ini lho yang dinamakan netral, JAE KENCUR PANIK. Dari bapak SELOKAN pantesnya bukan bapak presiden wkwkwk karna asal mula terkenal masuk selokan,” tulis akun tersebut. Syahirul

Loading...