JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

5 Tahun Jalan Hancur Dilalui Ratusan Dump Truk, Warga Gondang Sragen Desak Tambang Galian C Ilegal Ditutup

Kondisi salah satu titik di jalan Wonotolo-Ngliyang yang menjadi akses utama warga dan rusak parah akibat dilalui ratusan dump truk pengangkut galian C yang ditengarai ilegal dan merugikan warga. Foto/Wardoyo
Kondisi salah satu titik di jalan Wonotolo-Ngliyang yang menjadi akses utama warga dan rusak parah akibat dilalui ratusan dump truk pengangkut galian C yang ditengarai ilegal dan merugikan warga. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga di Desa Srimulyo, Kecamatan Gondang mendesak Pemkab dan aparat segera bertindak menutup operasional tambang galian C di wilayah Wonotolo. Sebab selain disinyalir tak berizin, keberadaan tambang yang beroperasi sejak 2014 itu hanya menghadirkan kesengsaraan bagi lingkungan dan warga.

Desakan penutupan itu dilontarkan sejumlah tokoh masyarakat setempat, Rabu (1/5/2019). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , mereka mengaku resah dengan keberadaan tambang Galian C milik pengusaha Srimulyo yang dinilai sudah sangat merugikan dan meresahkan tersebut.

Salah satu tokoh masyarakat Wonotolo, Indro mengungkapkan dari awal beroperasi tahun 2014, sebenarnya warga sudah tak merestui. Akan tetapi, tambang tetap nekat beroperasi.

Baca Juga :  Selamat, 19 Sekolah di Sragen Raih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten 2021. Ada 14 SD, 3 SMP dan 1 MTS, Berikut Daftar Lengkapnya!

Menurutnya warga sudah berulangkali melayangkan protes hingga mengadu ke Pemkab, akan tetapi harapan penutupan tambang hingga kini tak pernah ada tindakan.

“Sangat-sangat meresahkan warga. Yang pertama bisa dikatakan tidak berizin dan sejak awal warga utamanya petani di sekitar lokasi, juga tak pernah dimintai izin. Tahu-tahu langsung beroperasi. Dampaknya sekarang lingkungan sudah rusak parah dan banyak sawah petani di sekitar lokasi jadi rusak karena dikeruki terus,” paparnya.

Baca Juga :  Awas, Horor Jalur Gabugan- Sumberlawang Sragen Makin Rajin Makan Korban. Dari Pemotor Patah hingga Panther Masuk Lubang Langsung Meletus

Indro yang juga tokoh agama di Wonotolo itu menguraikan sejak adanya galian C, jalan utama di Desa Wonotolo menjadi rusak parah. Hal itu dikarenakan hampir tiap hari dilalui ratusan dump truk pengangkut material galian C.

Menurutnya jika musim kemarau, operasional galian C mencapai puncaknya dengan sekitar 6 backhoe yang beroperasi serta 200 dump truk yang hilir mudik.

Tak hanya jalan, lalu lintas dump truk itu juga membuat infrastruktur jembatan di desanya juga rusak.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua