loading...
Loading...
Kapolres (tengah) didampingi Kasatreskrim Polres Wonogiri (kanan) menunjukkan barang bukti saat pres rilis, Kamis (27/12/2018).

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM—Polres Wonogiri telah menetapkan sebanyak lima orang tersangka kasus dugaan pengeroyokan AKP Aditia Mulya Ramdhani. Sementara itu aksi pengeroyokan itu tidak terekam kamera CCTV di SPBU.

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Purbo Adjar Waskito mewakili Kapolres AKBP Uri Nartanti Istiwidayati kepada wartawan di ruangannya, Kamis (16/5/2019), mengatakan, kelima tersangka merupakan warga Wonogiri. Mereka kini ditahan di Mapolres Wonogiri.

Tapi, pihaknya belum bersedia membeberkan identitas kelima orang itu. Masih akan menunggu arahan dari pimpinan, tandas dia.

Baca Juga :  2 Warga Tulangan Pracimantoro Wonogiri Terluka Akibat Puting Beliung. Bencana Meluas Hingga Eromoko Dengan Kerugian Total Puluhan Juta

“Kelima orang tersangka itu berusia dewasa. Tidak ada yang di bawah umur,” sebut dia.

Seiring masih berjalannya pemeriksaan, pihaknya menegaskan jumlah tersangka bisa mungkin bertambah. Ini kami masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

Kendati dugaan pengeroyokan terhadap Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani terjadi di SPBU, aksi itu tidak terekam kamera CCTV. Polisi telah memeriksa isi rekaman CCTV pada saat kejadian, Rabu (8/5/2019) malam. Tapi tidak terekam kejadian itu, yang terekam hanya orang mengisi BBM.

Baca Juga :  Kasus Pencabulan Eromoko Wonogiri, Ayah Tiri yang Hamili Korban Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Kemungkinan karena lokasi kejadian berada di luar jangkauan kamera,” sebut dia. Haryanto

Loading...