loading...
Loading...
Kondisi bayi yang ditemukan dibuang di teras rumah warga Kragilan, Gemolong, Sragen, saat kali pertama ditemukan di kursi Selasa (21/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Polsek Gemolong terus mengusut kasus penemuan bayi yang diduga sengaja dibuang di teras rumah warga Kragilan, Gemolong Selasa (21/5/2019) dinihari pukul 00.30 WIB.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mengatakan untuk menguak oknum pembuang bayi, pihaknya sudah melakukan penelusuran ke sejumlah titik.

Di antaranya ke rumah-rumah bersalin, klinik dan tempat persalinan di Gemolong dan sekitarnya. Hasilnya sementara memang tidak ditemukan tanda yang mengarah pada terduga pelaku.

Baca Juga :  Satu Kadus dan 2 Warga Gondang Sragen Ditangkap Polisi Karena Judi di Siang Hari. Diamankan 11 Set Kartu dan Uang Ratusan Ribu

“Kalau di sekitar Gemolong, enggak ditemukan ada persalinan yang mengarah pada kecurigaan. Dugaan kuat pelakunya dari luar,” ujarnya, Jumat (24/5/2019).

Meski demikian, penelusuran dan penyelidikan akan terus dilakukan. Pihaknya berharap pelaku bisa segera terlacak dan terungkap.

Sebelumnya, bayi mungil itu ditemukan di teras rumah Suharto (64) pensiunan PNS di Kragilan, Gemolong.

Saat kali pertama ditemukan, kondisi bayi diselimuti dengan selimut warna kuning muda dan gendongan warna coklat.

Bayi diperkirakan berumur satu bulan dengan panjang 51 cm dan berat 3,4 kg. Saat ditemukan, bayi itu dalam kondisi terus menangis.

Baca Juga :  Berikut Daftar 6 Korban Kecelakaan Tronton Ngeblong Sasak 4 Motor di Bangjo Makam SI Sragen. Ada 2 Pelajar dan 1 Guru Honorer

Data yang dihimpun di lapangan, bayi itu ditemukan kali pertama oleh istri Suharto, Sri Harmini (63). Dinihari tadi Sri mendadak terbangun karena mendengar suara tangisa dari arah depan rumah.

Kemudian ia membangunkan suaminya. Saat dicek, ternyata di kursi teras rumah mereka sudah ada bayi mungil yang menangis.

“Posisi kali pertama ditemukan, bayi itu ditidurkan di kursi di teras rumah saksi  dan bayi tersebut sedang menangis. Selanjutnya saksi mengambil dan menggendong bayi tersebut lalu melapor ke Polsek Gemolong,” papar Kapolsek Gemolong AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan Selasa (21/5/2019).

Baca Juga :  Singkirkan 45 Delegasi, Tim PBB SMKN 2 Sragen Juarai Lomba PBB Kodim Sragen. Dandim Tekankan Disiplin Sebagai Nafas Generasi Milenial 

Menurutnya sesaat setelah dievakuasi polisi, bayi itu kemudian dibawa ke RSUI Yakssi Gemolong untuk mendapatkan perawatan pertama.

Setelah kondisinya stabil kemudian diserahkan ke RSUD Gemolong untuk dirawat. Saat ini posisi bayi sudag diserahkan ke Dinas Sosial. Wardoyo

 

Iklan
Loading...