loading...
Loading...
Ilustrasi Kondisi korban tewas kecelakaan di Tunjungan sebelum dievakuasi. Foto/Istimewa

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Magelang mengingatkan potensi kerawanan di tiga titik jalur mudik yang rawan kecelakaan. Selain rawan laka, beberapa titik juga rawan kemacetan karena adanya pasar tumpah yang akan mengganggu perjalanan.

“Untuk jalur rawan kecelakaan lalu lintas meliputi jalur utama Yogya-Semarang, Kemudian, jalur dari Magelang menuju arah Salaman. Selain itu, jalur dari Salatiga-Magelang meliputi wilayah Ngablak, Pakis dan Tegalrejo,” papar Kepala Bagian Operasi Polres Magelang Kompol Ngadisa, kemarin dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Sedangkan titik rawan laka antara lain jalur utama Yogya-Semarang, kemudian Semarang arah Salaman karena adanya peningkatan arus dengan kendaraan yang dioperasionalkannya jalan tol yakni jalur batas Salatiga-menuju Magelang itu wilayah Ngablak, Pakis dan Tegalrejo.

Baca Juga :  901 Polisi Jateng Bersaing Rebut Tiket Sespimma dan Sespimmen. Kapolda Pesan Gelar Seleksi Secara Transparan dan Humanis!

Adapun jalur perbatasan Salatiga-Magelang tersebut termasuk titik rawan kecelakaan lalu lintas terutama pada malam hari karena ada kabut, dan jalan berkelok naik turun.

“ Untuk itu, jika pengendara belum hafal terhadap kondisi dan medan jalan yang berkabut dan menikung serta menurun agar berhati-hati, karena bisa berakibat fatal “ tegasnya.

Selain itu adanya beberapa pasar tumpah perlu diperhatikan bagi pemudik akan menuju wilayah Kabupaten Magelang. Pasar tumpah tersebut ada di Payaman, Secang, kemudian di kawasan Salaman arah Purworejo meliputi Krasak, Salaman, Pasar Pakis, Kaponan, Ngablak dan Tegalrejo.

“Mengenai pasar tumpah baik itu sebelum hari raya, terutama sebelum hari raya antara lain wilayah Secang di Payaman, ada juga di wilayah arah Krasak, Salaman, ada dua titik Pasar Salaman maupun Pasar Krasak menuju arah Purworejo. Kemudian ada lagi Pasar Tegalrejo, kemudian Pakis, Ngablak juga ada pasar, Pakis ada dua Pakis sendiri dan Kaponan,” pungkasnya. Wardoyo

Loading...