loading...
Loading...
Foto lokasi kejadian

MAGELANG, JOGLOSEMARNEWS.COM– Tiga tenaga pemasang baliho pemenangan Presiden Joko Widodo – Maruf Amin di space iklan di jalan Pemuda Barat Muntilan tersengat aliran listrik, Jumat (24/5/2019) sekitar pukul 20.00 WIB.

Puji Ariyanto (25) warga Wanurejo, Borobudur, menerangkan bahwa dia bersama dua orang tenaga lainya Ekfanudin (26) dan Anas Herwian (22) Warga Ngentak Sawitan Mungkid sedang melakukan pasangan baliho tersebut.

“Kami bertiga memanjat pohon yang kebetulan menempel di tiang baliho, selanjutnya temannya Ekfanudin saat memanjat dia menginjak ranting yang menghalangi dan menyentuh kabel listrik. Kemudian kedua temannya yang berada di atasnya terasa ada sengatan listrik, setelah melihat ke bawah mengetahui Ekfwanudin sudah terkena sengat listrik “ katanya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Diwarnai Larungan Kepala Kerbau ke Tengah Laut, Ribuan Warga Padati Festival Kupat Lepet di Pantai Kartini Jepara 

Ia menuturkan saat baru memasang bagian atas baliho, satu orang terpental jatuh ke tanah. Sedangkan satu orang tersangkut di kabel listrik.

Mengetahui kejadian itu, warga langsung menghubungi Polisi, PLN dan Damkar Kabupaten magelang guna melakukan evakuasi.

Baca Juga :  Kerahkan 500 Personel, Kapolres Jepara Dukung Pelestarian Tradisi Festival Kupat Lepet di Pantai Kartini

“ Guna memperlancar jalannya Evakuasi dan menjaga keselamatan oleh PLN Listrik diwilayah Muntilan, Dukun di pemadamkan mengingat kesulitan dalam evakuasi korban dengan adanya kabel listrik tegangan tinggi ” imbuhnya.

Kapolsek Muntilan Polres Magelang Polda Jateng AKP Mudiyanto membenarkan kejadian tersebut, dan ketiganya telah dievakuasi kami evakuasi guna mendapatkan perawatan medis ke UGD Rumah Sakit Umum Muntilan Magelang.

Baca Juga :  Makan 2 Korban, Polisi Bekuk Peracik Obat Mercon di Borobudur Magelang. Diancam 12 Tahun Penjara

“Dari ketiga korban Ekfanudin yang mengalami luka serius tangan empekanan dan kepala bagian belakang telinga kanan mengalami luka bakar “ imbuhnya.

Atas saran Dokter Jaga UGD dr. Riky Renardi ketiga korban bisa dibawa pulang guna menjalani rawat jalan.

Sedangkan pemasangan baliho belum selesai oleh petugas akhirnya di copot kembali. Wardoyo

 

Iklan
Loading...