JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Buang Air Kecil, Sarpini Langsung Histeris Disambut Mayat Gantung Diri 

Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Polda

PATI, JOGLOSEMARNEWS.COM Diduga karena depresi, Rasmo (40) warga Desa Sunggingwarno, Kecamatan Gabus, Pati, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar mandi, Senin (29/04/2019).

Kapolres Pati melalui Kapolsek Gabus Iptu Pujiati mengatakan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 05.00 WIB. Pada saat itu istri Rasmo, yakni Sarpini hendak buang air kecil di kamar mandi miliknya.

“Sesampainya di kamar mandi, Sarpini mendapati suaminya sudah tergantung di dalam kamar mandi. Tanpa berpikir panjang Sarpini pun kemudian meminta tolong pada warga setempat,” paparnya Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Bupati Batang Izinkan Kontes, Pemain Orkes Wajib Pake Masker dan Face Shield

Warga yang mendengar kemudian datang ke tempat kejadian untuk menolong korban. Namun saat itu, korban sudah tidak bernafas. Warga pun kemudian membantu untuk menurunkan tubuh korban.

Beberapa warga kemudian melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. Tak lama kemudian, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk memastikan kejadian tersebut.

“Alat yang digunakan korban untuk gantung diri adalah seutas tali tampar terbuat dari plastik warna oranye dengan panjang 1,5 meter,” katanya.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Pengaruhi Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Semarang

Ia menyebut, dari hasil visum yang dilakukan oleh tim medis Puskesmas Gabus yang dipimpin oleh dr Wahib Hasim menyatakan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

“Dari hasil visum, tim medis juga tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan pada korban. Kesimpulannya, korban meninggal dikarenakan gantung diri,” imbuhnya.

Motif bunuh diri diperkirakan karena depresi. Hal ini diketahui pihak kepolisian dari keterangan keluarga. Usai dilakukan pemeriksaan, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Wardoyo