JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sragen Kota. Sehari Sebelumnya Sempat Periksa di Puskesmas 

Tim Polsek dan Polres Sragen saat mengevakuasi jasad korban yang ditemukan tewas di kamar kos Tlebengan, Sragen Tengah, Kamis (16/5/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek dan Polres Sragen saat mengevakuasi jasad korban yang ditemukan tewas di kamar kos Tlebengan, Sragen Tengah, Kamis (16/5/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Kampung Tlebengan, Sragen Tengah digegerkan dengan temuan salah satu warga yang tewas di kamar kos milik Dulkarim (60) di Kampung Tlebengan RT 2/7, Sragen Tengah, Sragen. Korban diketahui bernama Suef (67).

Pria paruh baya itu ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya Kamis (16/5/2019) dinihari sekira pukul 01.30 WIB. Data yang dihimpun, korban kali pertama diketahui oleh Rudi (26) teman satu kos.

Baca Juga :  Kecelakaan Depan Warung Teng-Teng Crit Sragen, Pengendara Motor Patah Usai Digasak Pemotor Muda Yang Nekat Ngeblong Bangjo

Sepulang sampai kos pukul 01.30 WIB, saksi kaget saat mendapati Korban terbaring di kamar dan sudah tidak bergerak. Saat dicek, korban ternyata sudah meninggal.

Mendapati itu, ia langsung memberitahu rekan kos lainnya. Kejadian itu juga langsung dilaporkan ke Polsek setempat. Tak lama kemudian, tim Polsek langsung meluncur melakukan olah TKP dam mengevakuasi jasad korban.

Selanjutnya bersama tim medis, jasad korban diidentifikasi dan dibawa ke RSUD Sragen.

Baca Juga :  Tambah 3 Lagi, Kasus Positif Covid-19 Sragen  Terus Meroket Dekati Angka 100. Tiga Pasien Baru Masih Satu Keluarga, Berasal dari Plupuh

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Agus Jumadi mengatakan dari hasil identifikasi dan visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

“Korban dinyatakan juga menderita sakit asma, fraktur, prostat. Sehari sebelumnya juga sempat periksa di Puskesmas Kota.Setelah itu korban di bawa ke kamar mayat RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya. Wardoyo