loading...
Loading...
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel disela kegiatan pasukan dalam Apel Kebangsaan memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Syahirul

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyatakan tidak ada kelompok dari Jawa Tengah (Jateng) yang berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan aksi di KPU 22 Mei 2019 hari ini. Rycko menjamin bahwa wilayah Jateng aman, kondusif dan terkendali.

“Untuk berkelompok tidak ada. Tapi, per orang bisa saja ke Jakarta, tapi untuk melakukan keperluan lain. Apakah pulang kampung menemui keluarga atau mungkin melakukan aktivitas ekonomi,” kata Rycko disela Apel Kebangsaan memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Jalan Adi Sucipto, Solo, Selasa (21/5/2019) sore.

Sebut Rycko, Polri telah menetapkan siaga satu mulai Senin (20/5/2019) samapi Sabtu (25/5/2019). Penetapan siaga satu kepada seluruh jajaran kepolisian itu sesuai telegram yang dikeluarkan Kapolri dalam rangka pengamanan rekapitulasi dan penetapan hasil Pemilu 2019 oleh KPU.

Baca Juga :  UNS Kini Punya Taman Literasi, yang Bosan Membaca Buku di Perpustakaan Bisa Beralih di Sini

Disinggung mengenaik Apel Kebangsaan yang mengusung tema “Bangkit untuk Bersatu”, Rycko mengaku, upaya ini untuk kembali menggelorakan rasa persatuan dan kesatuan. Apel ini sendiri diikuti gabungan TNI-Polri, ormas, tokoh masyarakat, penyelenggara Pemilu, partai politik dan lain sebagainya.

“Rasa kebangsaan adalah suatu keinginan kuat rakyat Indonesia ingin menjadi satu bangsa dari berbagai perbedaan,”terangnya.

Sementara, Pangdam IV/Diponegoro Meyjen TNI Mochamad Effendi mengatakan pengamanan terhadap kediaman presiden di Solo terus dilakukan setiap hari. Sehingga tidak ada kegiatan khusus di kediaman presiden, meski hasil rekapitulasi perolehan suara Pemilu 2019 telah ditetapkan KPU.

Baca Juga :  LP2A Kelurahan Jebres Gelar Jalan Sehat Keluarga Sakinah

“Setiap hari kita selalu melakukan kegiatan pengamanan. Jadi, tidak ada kegiatan khusus,” katanya. Syahirul

Loading...