JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Ngabuburit Mancing, Bocah 9 Tahun Kemudian Ditemukan Tewas di Sungai 

Ilustrasi tim kepolisian bersama relawan dan warga saat mengevakuasi jasad bocah tenggelam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi tim kepolisian bersama relawan dan warga saat mengevakuasi jasad bocah tenggelam. Foto/Wardoyo

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Desa Kedungwinangun Dika Ananda (9) ditemukan meninggal dunia di Sungai Lukulo setelah terpeleset saat memancing ikan di bibir sungai, Senin (20/05/2019) sore.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno peristiwa itu terjadi saat korban tengah ngabuburit memancing bersama dua sahabatnya Kevin dan Yesa.

Baca Juga :  Tempat Umum dan Transportasi Di Semarang Wajib Pasang CCTV

“Lokasi memancing tidak jauh dari rumahnya di Desa Kedungwinangun. Saat memancing korban terpeleset,” jelas AKP Suparno.

Mengetahui korban tercebur, selanjutnya dua temannya menceritakan kepada warga sekitar.

Warga yang mengetahui peristiwa itu, lantas mencari korban di sekitar lokasi.

“Korban ditemukan meninggal sekitar pukul 16.48 Wib di dasar sungai,” katanya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19 Pengaruhi Indeks Kerawanan Pemilu di Kabupaten Semarang

Selanjutnya dari hasil olah TKP dan identifikasi korban yang dilakukan oleh Polsek Klirong, diduga kuat meninggal karena kehabisan nafas, akibat tidak bisa berenang.

“Tidak ada tanda penganiayaan. Korban murni kecelakaan. Kami himbau kepada masyarakat untuk lebih mengawasi putra-putrinya. Agar hal semacam ini tidak terulang kembali,” tandasnya. Wardoyo