loading...
Loading...
Foto tersangka

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM – Salah satu pelaku pembacokan anak Punk yang terjadi pada Jumat 17 Mei yang lalu berhasil dibekuk oleh Sat Rekrim Polres Brebes, Senin (20/5/2019) dinihari tadi.

Pelaku Bintang Febriansyah (19) merupakan warga jalan Tritura Brebes berhasil dibekuk petugas setelah aksinya sempat terekan oleh kamera pengawas CCTV disalah yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Penangkapan pelaku, dilakukan oleh Tim Resmob Sat reskrim Polres Brebes saat pelaku berda disekitar kompleks alun – alun Brebes.

Baca Juga :  Tangkal Hoax, Kapolda Jateng Rangkul Badko HMI. Kapolda Ingatkan Jaringan Teroris Incar Generasi Muda 

Usai Ditangkap, pelaku kemudian langsung dibawa ke Mapolres Brebes. Dari pemeriksaan, Ia mengakui jika dirinya ikut berperan dengan menabrakan sepeda motornya ke arah kelompok anak punk sebelum akhirnya rekan pelaku lainya melakukan penyerangan pembacokan.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kaur Bin Ops (KBO) Sat Reskrim Iptu Triyatno mengatakan, akibat perbuatanya perlaku terancam hukuman kurungan penjara maksimal 12 tahun. Dan, hingga kini Polisi masih memburu para pelaku lainya yang identitasnya telang dikantongi petugas.

Baca Juga :  Berkedok Tawarkan Pengurusan Visa dan Jasa Carikan Mobil, Perempuan Muda Raup Rp 350 Juta. Aksinya Dibongkar Polres Cilacap

“Pelaku diancam pasal 170 KUH Pidana atas kasus dugaan tindak pidana dimuka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang menyebabkan luka berat dengan maksimal hukuman 12 tahun penjara,” jelasnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Selain mengamankan salah satu pelaku, sejumlah barang bukti juga ikut diamankan seperti, satu buah jaket marah ternoda darah, celana panjang loreng ternoda darah dan sepasang sepatu berlumuran darah.

Baca Juga :  Viral Geger Penculikan Gadis, Dipreteli dan Disetubuhi di Hotel. Pelaku Terungkap Ternyata Mengaku Anggota Polisi 

Ditambahkan KBO, bahwa peristiwa pembacokan tersebut berawal dari cekcok mulut sekelompok pemuda dengan sejumlah anak punk yang tengah berjalan disekitar perlintasan rel kereta api di Kampung Kauman.

Dua korban yakni, Fauzi dan Stevan terkena bacokan celurit dan golok yang saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Brebes. Wardoyo

Loading...