loading...
Loading...
AKP Harno. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM- Polres Sragen berhasil menangkap pemilik akun Facebook (FB) Badak Badak Jenar yang dilaporkan karena memuat ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Namun sejauh ini, pemilik akun yang diketahui pemuda berasal dari Jenar dan berprofesi sebagai buruh itu belum ditetapkan sebagai tersangka.

Polres masih kesulitan untuk menaikkan status pemuda itu ke tersangka karena terkendala pembuktian.

Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasat Reskrim AKP Harno mengatakan meski sudah ditemukan pemiliknya, namun ternyata hasil pemeriksaan, akun Badak Badak Jenar sudah lama tak digunakan oleh yang bersangkutan.

Baca Juga :  Kontroversi Pembentukan Provinsi Soloraya, Bupati Sragen Ungkap Belum Pernah Ada Pembahasan di Tingkat Kepala Daerah! 

“Dari pengakuannya, akun itu sudah tidak digunakan sejak 2015 dan HPnya juga sudah enggak ada. Dia sudah pakai akun baru. Waktu kita cek, akun Badak Badak Jenar itu memang masih aktif, tapi saat coba kita pancing, yang bersangkutan di sini kita periksa, ternyata akun itu juga aktif. Ada kemungkinan dibajak atau yang operasikan orang lain,” papar AKP Harno.

Baca Juga :  50 Anggota Polres Sragen Pemegang Senpi Mendadak Diperiksa dan Dites Urine. Hasilnya Bikin Tercengang! 

Kemudian, kesulitan lain tidak ada bekas atau riwayat digital dari akun itu. Pasalnya HP yang digunakan oleh pemilik akun, diakui sudah lama hilang.

Sementara untuk menguak pembuktian, dibutuhkan ahli IT yang tinggi.

“Lain halnya kasus-kasus ujaran kebencian yang sudah-sudah. Mereka akunnya sama dan HP ketika dilacak masih ada jejak digitalnya. Yang kita hadapi ini beda. Akun sudah lama enggak aktif, HPnya hilang pula,” tuturnya.

Soal indikasi sengaja dihilangkan HP dan jejak akun, Kasat mengaku masih dalam penyelidikan. Sebelumnya diketahui setelah melalui penyidikan beberapa waktu, pemilik akun Badak Badak Jenar penghina Jokowi akhirnya berhasil ditangkap.

Baca Juga :  Bursa Pilkada Sragen 2020, Bupati Yuni CLBK, Wabup Siapkan Antisipasi Tragedi Karanganyar Jilid 2 

“Sudah kita tangkap beberapa waktu. Pemilik akun itu adalah seorang pemuda. Usianya masih 22 tahun. Dia asal Jenar Sragen tapi kerjanya mburuh di Sleman,” papar Kasat Reskrim AKP Harno, Kamis (2/5/2019).

Meski belum ditetapkan tersangka, pemuda yang identitasnya masih dirahasiakan itu dikenakan wajib lapor.

“Seminggu dua kali Senin dan Kamis wajib lapor ke sini,” tukasnya. Wardoyo

 

Loading...