JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Politisi Sukoharjo Tolak Gerakan People Power. Disebut Ujung-Ujungnya Hanya Merusak Tatanan Demokrasi di Indonesia

Ato Priyatno. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ato Priyatno. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Rencana aksi people power menjelang 22 Mei 2019, juga mendapat penolakan dari politisi di Sukoharjo. Salah satu politisi sekaligus tokoh masyarakat di Grogol, Sukoharjo, Ato Priyatno memandang pelaksanaan Pemilu sudah jujur, adil dan transparan.

Menurutnya juga tidak ada bentuk-bentuk kecurangan, termasuk proses pleno rekapitulasi penghitungan suara juga sudah berjalan jujur dan transparan.

Baca Juga :  Mendekati Angka 100, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Corona di Sukoharjo Mencapai 98

Selanjutnya, ia meminta semua pihak bersabar menunggu keputusan KPU dan menerima apapun hasilnya. Ato juga menolak keras gerakan people power.

“Jangan terpancing provokasi gerakan people power yang ujung-ujungnya hanya akan merusak tatanan demokrasi negara kita,” paparnya Rabu (15/5/2019).

Baca Juga :  Innalillahi, Bocah 3 Tahun Meninggal Tenggelam di Saluran Somoulun Miratan Desa Grajegan Kecamatan Tawangsari Sukoharjo

Ato menambahkan apabila ada pihak yang merasa ada ketidaksesuaian soal hasil Pemilu, maka bisa disampaikan melalui jalur dan mekanisme yang sudah ditentukan. Wardoyo