JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Politisi Sukoharjo Tolak Gerakan People Power. Disebut Ujung-Ujungnya Hanya Merusak Tatanan Demokrasi di Indonesia

Ato Priyatno. Foto/Wardoyo

IMG 20190515 210838
Ato Priyatno. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Rencana aksi people power menjelang 22 Mei 2019, juga mendapat penolakan dari politisi di Sukoharjo. Salah satu politisi sekaligus tokoh masyarakat di Grogol, Sukoharjo, Ato Priyatno memandang pelaksanaan Pemilu sudah jujur, adil dan transparan.

Menurutnya juga tidak ada bentuk-bentuk kecurangan, termasuk proses pleno rekapitulasi penghitungan suara juga sudah berjalan jujur dan transparan.

Baca Juga :  Mengingatkan Slur Jumlah Kasus Aktif COVID-19 di Sukoharjo Masih di Angka Segini Loh, Tetap Jangan Kendor Prokesnya Yah

Selanjutnya, ia meminta semua pihak bersabar menunggu keputusan KPU dan menerima apapun hasilnya. Ato juga menolak keras gerakan people power.

“Jangan terpancing provokasi gerakan people power yang ujung-ujungnya hanya akan merusak tatanan demokrasi negara kita,” paparnya Rabu (15/5/2019).

Baca Juga :  Kabar Bahagia, Peningkatan Jumlah Pasien Sembuh Lampaui Kasus Baru COVID-19 di Sukoharjo, Seperti ini Lengkapnya

Ato menambahkan apabila ada pihak yang merasa ada ketidaksesuaian soal hasil Pemilu, maka bisa disampaikan melalui jalur dan mekanisme yang sudah ditentukan. Wardoyo