JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Tak Mau Ditilang, Pengendara Motor di Kebumen Tertangkap Basah Malah Nekat Mau Nyogok Polisi 

Pemotor yang hendak menyuap polisi gara-gara ogah ditilang. Foto/Humas Polda
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Pemotor yang hendak menyuap polisi gara-gara ogah ditilang. Foto/Humas Polda

KEBUMEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion di Kebumen menjadi sorotan. Pasalnya dia ngotot tak terima ketika terpaksa dihentikan oleh petugas Sat Lantas Polres Kebumen, karena dengan sengaja mengendarai tanpa menggunakan helm.

Saat dihentikan oleh Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Kebumen Iptu Gunardi, pengendara tersebut kekeh merasa benar dan tidak mau ditilang. Bahkan pengendara itu malah berusaha menyuap petugas agar dibebaskan dari tilang.

Ulah nakal itu dilakukan pengendara sepeda motor yang diketahui bernama M. Aditya Suhendro warga Kabupaten Kebumen. Ia dihentikan oleh petugas di Jalan Tentara Pelajar dekat Mapolres Kebumen karena pelanggarannya tersebut.

Baca Juga :  Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Ganjar Minta Ada Simulasi Penanganan Pengungsi

“Saat kami hentikan, yang bersangkutan pada awalnya tidak mau. Selanjutnya kita bawa ke Polres Kebumen untuk diperiksa. Yang bersangkutan tetap merasa dirinya benar, meski tidak menggunakan helm,” jelas Iptu Gunardi dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Selanjutnya saat petugas memberikan pengarahan agar ditilang, secara terang-terangan pelanggar meminta untuk tidak ditilang dan ingin menyogok petugas dengan uang ratusan ribu rupiah agar kasusnya beres.

“Ia mengaku helmnya hilang, dan belum sempat membeli lagi. Namun apapun alasannya, tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor adalah pelanggaran kasat mata dan harus ditindak dengan tilang,” urai Gunadi.

Peristiwa ini pun menjadi tontonan para personil Polres Kebumen yang ada di lokasi dan sebagian ada yang merekam video kejadian itu.

Baca Juga :  Produk Gula Semut Organik Purbalingga Tembus Pasar Eropa

“Dalam kasus seperti ini, jika petugas mau menerima suap, baik petugas maupun pelanggar sama-sama melakukan pelanggaran. Sehingga kita tolak sogokan itu,” jelasnya.

Selanjutnya Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu saat dikonfirmasi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, saat dimana para personel Polres Kebumen akan mengikuti apel pagi.

“Kejadian pagi tadi itu, adalah simulasi. Pemeran pelanggar Lalulintas adalah personel Polres Kebumen. Tujuan kegiatan ini, agar para personel lebih jelas bagaimana cara mengatasi pelanggar yang mau melakukan suap,” terang Kompol Cipto Rahayu. Wardoyo