JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Tanggapi Ancaman People Power, Pimpinan Ponpes Jepara Mbah Mun: Yang Kalah Harus Legowo, Yang Menang Harus Bisa Mengayomi Semua! 

KH Makmun
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
KH Makmun Abdullah. Foto/Wardoyo

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM Menghangatnya situasi pasca Pemilu, memantik tanggapan dari pemuka agama di Kabupaten Jepara.

KH Makmun Abdullah yang juga pengasuh Ponpes Roudlotul Mubtadi’in Jepara, mengajak semua elemen dan masyarakat di Indonesia untuk menyudahi polemik serta gesekan selama Pemilu.

“Imbauan saya kepada masyarakat Indonesia, yang sudah, sudahlah. Mari kita bersatu bergandengan tangan lagi demi keutuhan bangsa dan negara ini,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM Sabtu (4/5/2019).

Baca Juga :  Cegah Pungli di Sekolah, Pengawasan Sistem Pendidikan Jadi Prioritas

Seruan itu dilontarkan menyikapi tensi politik yang masih sedikit menghangat pasca Pemilu. Termasuk pernyataan salah satu elit politik yang sempat melontarkan ancaman akan ada people power.

Lebih lanjut, kiai yang akrab disapa Mbah Mun itu menguraikan Pemilu adalah kewajiban yang harus dijalani setiap lima tahun sekali.

Baca Juga :  Bupati Batang Hanya Izinkan Penyelengaraan Hajatan di Zona Hijau

Sehingga sudah sewajarnya semua bisa menghadapai dan menerima kenyataan apapun hasilnya dengan jiwa besar.

“Yang menang harus bisa merangkul semua masyarakat, yang kalah ya harus legowo. Namanya barang satu, dimintakan orang banyak, yang mendapatkan tentu ya hanya satu. Ya sudah taruhannya kan yang menang pasti juga satu orang,” tandasnya. Wardoyo