loading...
Loading...
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan saat memanjatkan doa terakhir untum Aipda Anumerta Salip yang gugur saat amankan pleno KPU. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM– Di saat ada personel yang sampai meninggal dunia mengamankan pleno, dua orang anggota Polres Sragen harus berhadapan dengan sanksi disiplin. Pasalnya kedua personel itu tertangkap basah mangkir dari tugas pengamanan pleno rekapitulasi perhitungan suara Pemilu.

Dua personel bandel itu diketahui berdinas di Polsek Kalijambe. Aksi mangkir kedua petugas itu terungkap ketika digelar sertijab Kapolsek di Mapolres Sragen, Selasa (7/5/2019) sore.

Baca Juga :  Polres Sragen Buru Sejumlah Pelaku Pengeroyokan Warga PSHT di Ngrampal Sragen Yang Masih Kabur. Siapa Saja? 

”Jadi, dua anggota itu pergi begitu saja saat dalam tugas tanpa izin. Bertugas di Polsek Kalijambe,” kata Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan, Selasa (7/5/2019).

Kapolres menguraikan dua anggota yang mangkir tugas itu saat ini dalam proses pemeriksaan sidang disiplin. ”Saat ini masih dalam proses, kebetulan dua-duanya bertugas di Polsek Kalijambe,” terangnya.

Baca Juga :  5 Bulan Dikejar, 2 Pelaku Pengeroyokan di Ngarum Akhirnya Dibekuk Polres Sragen. Tersangka dan Korban Disebut Sama-Sama Warga PSHT 

Atas kejadian tersebut, ia mengingatkan jajarannya untuk lebih tertib saat bertugas. Sehingga tidak ada lagi anggota Polri yang menjalani proses disiplin.

”Cukup dari Polsek Kalijambe saja. Anggota polsek yang lain jangan ikut-ikutan,” pungkas Yimmy.

Baca Juga :  Jelang Pilkades, Polres Sragen Mendadak Kebanjiran Laporan Dugaan Penyimpangan Dana Desa. Darimana Saja? 

Tak hanya dua itu, ada satu lagi anggota di jajaran Polsek Kalijambe yang terkena indisipliner. Personel itu disanksi terkait dengan kejadian disiplin di internal Polsek. Wardoyo

 

Iklan
Loading...