JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Tolak Gerakan People Power, Tokoh Nasrani Kecamatan Colomadu Karanganyar Sebut Pemilu Sudah Berjalan Baik 

Kristiyono. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kristiyono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  Mencuatnya isu people power mendekati penetapan hasil Pemilu, memantik reaksi dari tokoh agama di Karanganyar. Tak hanya dari elemen Islam, tokoh non muslim pun turut angkat bicara.

Pimpinan Lembaga Jemaat Pantekosta Bolon, Kecamatan Colomadu, Kristiyono menolak dengan tegas isu adanya gerakan people power 22 Mei 2019.

Sebab, menurutnya proses pelaksanaan Pemilu sudah berjalan dengan baik, sukses, aman dan terkendali.

Baca Juga :  Diduga Tersesat, Pendaki Muda Ditemukan Tewas di Gunung Lawu Karanganyar. Korban Ditemukan Tak Bernyawa di Jalur Pendakian Gegerboyo

“Kami percaya KPU sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan baik. Masyarakat juga memahami tata laksana dan cara-cara memilih,” paparnya Selasa (14/5/2019).

Kristiyono menguraikan secara umum ia memandang pelaksakaan Pemilu serentak sudah berjalan dengan adil, jujur dan transparan.

Menurutnya Pemilu sudah sukses terlaksana meski harus melalui tahapan dan proses yang tidak mudah.

Baca Juga :  Gugatan Pemindahan TPS Oleh PT Menara Santosa, Pemdes Blulukan Colomadu Diputus Bersalah dan Wajib Ganti Rugi Rp 205 Juta

“Walaupun di sana-sini ada anggapan kecurangan, sepanjang tidak ada pembuktian, menurut kami itu hanya isu-isu saja,” tukasnya.

Kristiyono menambahkan isu gerakan people power sangat kontraproduktif dan bisa memicu keresahan. Terlebih Pemilu serentak juga telah banyak jatuh korban akibat beban tugas yang cukup berat. Wardoyo