JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Tolak People Power, Ketua FKUB Sukoharjo Serukan People Power Bertentangan dengan Undang-undang! 

Foto/Wardoyo

IMG 20190514 203442
Dr.H Zainul Abbas. Foto/Wardoyo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM Mencuatnya isu adanya gerakan people power atau pengerahan massa menjelang penetapan hasil Pemilu oleh KPU 22 Mei 2019 memantik tanggapan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sukoharjo.

Ketua FKUB Kabupaten Sukoharjo, Dr. H Zainul Abbas menolak tegas adanya people power terkait hasil Pemilu yang akan diputuskan KPU.

Pernyataan itu disampaikan Abbas Selasa (14/5/2019). Ia mengatakan secara umum memandang pelaksanaan Pemilu serentak, termasuk di Sukoharjo sudah berjalan lancar, aman dan damai.

Baca Juga :  Mengingatkan Slur Jumlah Kasus Aktif COVID-19 di Sukoharjo Masih di Angka Segini Loh, Tetap Jangan Kendor Prokesnya Yah

Saat ini tahapan masih berjalan dan tinggal menunggu proses penghitungan suara oleh KPU RI.

Ia berharap semua pihak bisa mengikuti proses Pemilu termasuk menunggu hasil keputusan KPU dengan sebaik-baiknya. Yakni dengan tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan Undang-Undang seperti people power.

“Saya berharap semua pihak bisa bersabar menunggu hasil yang akan diputuskan oleh KPU. Jangan sampai melakukan tindakan-tindakan yang bertengangan dengan UU,” paparnya.

Baca Juga :  Wajib Tahu Lur ini Sebaran Kasus Aktif dan Kematian Gegara COVID-19 di Sukoharjo, Warga yang Meninggal yang Meninggal Ternyata Bertambah 3 Orang

Abbas juga mengajak semua elemen untuk senantiasa menjaga kerukunan dan persatuan. Sebab dengan kerukunan, maka akan tercapai kedamaian dan ketentraman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Di bagian akhir, ia juga tak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua unsur penyelenggara Pemilu mulai dari KPU, Bawaslu, TNI dan Polri yang berkontribusi dalam pelaksanaan pesta demokrasi sehingga bisa berjalan dengan aman dan damai. Wardoyo