JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Sebut People Power Tidak Pada Tempatnya. Ketua MUI Jepara: Pernyataan Siap Menang Siap Kalah Dulu Bagaimana?

KH Mashudi. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
KH Mashudi. Foto/Wardoyo

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM -Isu gerakan massa atau people power memantik reaksi negatif dari Ketua MUI Jepara, KH Mashudi. Ia memandang Pemilu 2019 telah berakhir dengan sempurna dan semua sudah berkontribusi sehingga angka partisipasi pemilih cukup tinggi.

Terkait perkembangan adanya isu people power, ia menyatakan menolaknya. Sebab sebelumnya sudah ada kesepakatan dari para calon untuk siap menang dan siap kalah.

Baca Juga :  DPRD Kota Semarang Dukung Usulan Perubahan Nama Lapangan Simpang Lima

“Kalau sekarang ada isu people power justru saya sebagai Ketua MUI mempertanyakan dulu ketika adanya pernyataan calon siap kalah siap menang itu bagaimana,” paparnya Senin (13/5/2019).

Mashudi menguraikan mestinya pernyataan siap menang siap kalah itu harus ditaati dan benar-benar dipatuhi. Ketika kemudian ada yang kalah dan mengembuskan isu people power, menurutnya hal itu sangat tidak pada tempatnya.

Baca Juga :  Tokoh Muda Partai Golkar Siap Bangun Kekuatan Mirna di Pilkada Kendal 2020

“Mestinya pernyataan itu diugemi, ditaati, dipatuhi. Tidak pada tempatnya lah isu people power diapungkan, digaungkan kembali,” tuturnya.

Sebaliknya, ia mengajak semua untuk bersama-sama lapang dada dan menerima apa yang menjadi hasil dan diumumkan oleh KPU.

Sebab menurut pandangannya, pesta demokrasi Pemilu sudah dijalankan sesuai dengan prosedur, SOP dan perundang-undangan yang berlaku. Wardoyo