loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, jumlah rest area di sepanjang jalan tol Trans Jawa dinilai masih kurang.

Penilaian itu disampaikan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo mengatakan rest area yang tersedia saat ini masih minim secara kualitas dan kuantitas.

“Dari KM 28 ke arah Surabaya itu rest area jauh. Jarak rest area sekitar 100 kilometer,” ujar Sudaryatmo dalam diskusi SmartFM dan Populi Center bertajuk Perspektif Indonesia menghadapi Lebaran di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/5/2019).

Padahal seharusnya, rest area di jalan bebas hambatan tersedia setidaknya setiap jarak 50 kilometer.

Baca Juga :  Revisi UU KPK Siap Dibawa ke Rapat Paripurna

Pemerintah mengaturnya secara resmi dalam Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang jalan. Dalam beleid itu juga disebutkan bahwa penyelenggara jalan tol wajib melengkapi rest area dengan fasilitas yang dibutuhkan pengendara.

Sudaryatmo mengatakan, jumlah rest area tercatat minim untuk jalur Cirebon menuju Jawa Timur. Sedangkan di jalur Jakarta menuju Cirebon atau sebaliknya, jumlahnya dipandang telah mencukupi.

Ia menengarai, kondisi itu terjadi karena operator jalan hanya menghitung pengadaan rest area berdasarkan traffic pengguna jalan.

 

Selain kuantitas, dari sisi kualitas, YLKI menyoroti fasilitas rest area yang acap tak diperhatikan, khususnya untuk menampung pemudik pada masa-masa khusus seperti saat angkutan Lebaran berlangsung.

Baca Juga :  Presiden Akan Tunjuk Dewan Pengawas KPK

Ia memberi contoh desain fasilitas toilet. Menurut dia, jumlah toilet rest area, khususnya toilet untuk perempuan, seharusnya lebih banyak ketimbang toilet laki-laki.

“Mereka desain jumlah toilet laki-laki dan perempuan sama. Padahal kebutuhannya beda,” ucapnya.

Sebagai langkah antisipasi, pada masa angkutan Lebaran 2019, ia meminta pemerintah menyediakan sejumlah toilet portabel. Upaya itu penting dilakukan untuk menghindari adanya antrean panjang pengunjung di toilet.

Direktur Utama PT Jasa Marga Persero Tbk. Desi Arryani memastikan entitasnya telah memenuhi 95 persen kebutuhan rest area di sepanjang Jalan Trans Jawa.

Baca Juga :  KPK Sebut Tak Ada Motif Politik dalam Penetapan Tersangka Imam Nahrawi

“Di Semarang-Solo kalau tidak salah ada 5 titik itu dipenuhi kontainer toilet, musala, memang di sana tipe kecil,” ucapnya, kemarin.

Persiapan rest area juga dilakukan di Jalan Tol Sumatera dari Bakauheni ke arah Terbangi Besar. Jasa Marga, ujar dia, telah menyediakan 11 titik lokasi peristirahatan.

Untuk jarak 141 kilometer, Jasa Marga menyediakan sembilan rest area. Dengan begitu, ia menekankan, pengendara bakal bisa menemukan rest area setiap jarak 20 kilometer.

www.tempo.co

Loading...