loading...
Loading...

JAKARTA, Joglosemarnews.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memastikan tidak akan mengerahkan massa saat berlangsungnya sidang sengketa Pilpres digelar oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade. Dia  menyebut pihaknya ‎bakal fokus membantu tim hukum dalam menghadapi sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baca Juga :  Pemerintah Bakal Bangun  Lapas Khusus di Pulau Terpencil

Sebagaimana diketahui, Jumat (24/5/2019) malam, BPN Prabowo-Sandi sudah mendaftarkan gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK.

“Sidang Perdana 14 Juni, keputusan 28 Juni. Kami akan fokus membantu tim hukum supaya semuanya lancar jaya,” ucap Andre Rosiade, Sabtu (25/6/2019).

Baca Juga :  Anies Bantah Penerbitan IMB Bangunan Pulau Reklamasi Dilakukan Diam-Diam

Selama persidangan di gelar, lanjutnya, BPN tidak ingin menganggu kinerja tim hukum. BPN juga tidak bakal mengerahkan massa ke MK.

“BPN, saya pastikan ‎tidak ada pengerahan masa. Kalau masa mau datang ke MK ya silahkan, kami tidak bisa melarang, tapi BPN tidak ada arahan untuk mengerahkan massa. Kami fokus dengan langkah konstitusional yang kami ambil,” tegasnya.

Baca Juga :  Dalang Aksi Rusuh 22 Mei, Moeldoko: Ada Pelaku yang Berposisi Lebih Tinggi

Jika nanti tetap masih ada massa yang demo di MK, menurut Andre Rosiade‎ pihaknya tidak bisa menghalangi dan berpesan agar melakukan aksi damai, taat konstitusi, dan tidak anarkis.

www.tribunnews.com

Iklan
Loading...